Di Depan Politisi Gerinda, Kepala BMKG Beri Pengakuan Mengejutkan Tentang Peralatan yang Dimiliki

Pengakuan mengejutkan dan menohok diberikan Kepala BMKG Juanda dihadapan Anggota DPR RI dari Gerindra.

Di Depan Politisi Gerinda, Kepala BMKG  Beri Pengakuan Mengejutkan Tentang Peralatan yang Dimiliki
SURYA/M TAUFIK
Kepala BMKG Juanda Nurhuda saat menemui Anggota DPR RI Bambang Yudhoyono, Senin (7/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Informasi tentang potensi bencana dan sebagainya yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda bisa jadi kurang maksimal.

Ini karena peralatan yang ada di sana terbilang kurang update atau kurang maksimal untuk memantau semua potensi yang ada.

"Kalau dibilang uzur memang belum. Tapi kami akui peralatan kami kurang maksimal," ungkap Nurhuda, Kepala BMKG Juanda di kantornya, Senin (7/5/2018).

Prabowo Ziarah ke Makam Bung Karno, Relawan Berkaos 2019 Ganti Presiden Semangat Menyambutnya

Dia menyebut, kondisi infrastruktur yang kurang maksimal itu ada di hampir semua lini. Termasuk di bidang Meteorologi, Klimatologi dan sebagainya.

Hal itu juga disampaikan Nurhuda saat menerima kunjungan Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo di kantornya.

Kepada politisi Partai Gerindra yang juga masuk dalam Badan Anggaran DPR RI, dia menyebut bahwa BMKG Juanda butuh peningkatan infrastruktur atau peningkatan kapasitas peralatan agar kinerjanya lebih maksimal.

Tempat Karaoke Dilarang Operasi Selama Ramadan, 52 Bos Hiburan Malam Teken Surat Bermaterai

"Kendala-kendala yang kami alami ada di infrastruktur. Kami butuh dukungan di sektor itu, serta dukungan anggaran untuk lebih memaksimalkan kinerja," akunya.

Dalam kesempatan itu, Bambang Haryo berjanji akan memperjuangkan. Alasannya, BMKG sanggat penting fungsinya untuk berbagai hal.

"Selain untuk kepentingan transportasi, pertanian dan deteksi dini bencana, BMKG juga penting bagi dunia pariwisata," tegasnya.

Warning dan saran dari BMKG juga harus diperhatikan semua pihak. Jangan sampai dipaksakan sehingga berpotensi mengakibatkan hilangnya nyawa banyak orang. (Surya/Ufi)

Ngaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Komplotan Alimudin Dengan Mudah Dapat Ratusan Juta

Penulis: M Taufik
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved