Breaking News:

Serangan Bom di Surabaya

Puluhan Mahasiswa Kedokteran se-Surabaya Kompak Kecam Teroris

Puluhan Mahasiswa kedokteran se-Surabaya menggelar aksi solidaritas, menanggapi tindakan teror bom di Surabaya

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Perwakilan mahasiswa kedokteran dari masing-masing kampus menandatangani petisi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan Mahasiswa kedokteran se-Surabaya menggelar aksi solidaritas, menanggapi tindakan teror bom di Surabaya.

Mereka menggelar acara diskusi bertajuk “Bersatu Dalam Doa, Kuat Dalam Kebersamaan” di FK UNAIR, dengan berbagai rangkaian acara.

Mulai sholat isya dan tarawih bersama, diskusi seputar tindakan terorisme bersama Ust. Misbahul Huda, MBA, aksi solidaritas dan penandatanganan petisi terkait poin-poin pernyataan sikap.

Lima poin pernyataan sikap yang diajukan, di antaranya adalah :

Baca: Lagi, Korban Teror Bom Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo Surabaya

1. Mengecam semua bentuk terorisme di Indonesia.

2. Mendukung serta membantu pemerintah secara penuh untuk mewujudkan toleransi umat beragama dalam memberantas terorisme di Indonesia.

3. Mengajak seluruh WNI untuk selalu tanggap dan hati-hati terhadap pihak-pihak yang berupaya memecah belah bangsa.

4. Membantu mewujudkan pribadi mahasiswa yang menentang dan menolak secara keras paham radikalisme dalam lingkungan universitas.

5. Mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mengakitkan segala tindakan terorisme tersebut dengan suatu suku/ras/agama manapun.

Poin-poin tersebut adalah hasil diskusi mahasiswa kedokteran se Surabaya.

Di antaranya adalah perwakilan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Hang Tuah, Universitas Ciputra, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Universitas Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Muhamaddiyah Surabaya, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Ciputra, dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

Baca: Ulang Tahun ke 53, Khofifah Sahur Bersama Sopir Ojek Online

Aji, perwakilan Student Union (BEM) Universitas Ciputra, sangat berterima kasih karena sudah mengajak institusinya dalam melaksanakan kegiatan ini.

Aji juga berpesan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang di Surabaya, agar tidak melupakan semangat warga Surabaya yang selama ini hidup dalam damai dan aman.

“Tunjukkanlah Surabaya sebagai pelopornya, pionirnya di Indonesia (terhadap terorisme dan radikalisme, pen.)”, Sabtu (18/5/2018) ujarnya penuh semangat. Pipit Maulidiya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved