Ustaz Abdul Somad Tak Masuk Daftar Kemenag, Fahri Hamzah Sarankan Kemenag Seperti ini

Tak masuknya Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam daftar 200 penceramah yang dirilis Kementerian Agama menuai banyak reaksi

Ustaz Abdul Somad Tak Masuk Daftar Kemenag, Fahri Hamzah Sarankan Kemenag Seperti ini
Jokowi dan Fahri Hamzah 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Tak masuknya Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam daftar 200 penceramah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) menuai banyak reaksi. Termasuk dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Dalam akun Twiter-nya, dia menuliskan pihak istana perlu mengundang UAS berceramah.

Menurutnya di bulan Ramadan, baik bagi pihak istana untuk lebih belajar agama islam.

"Pak @lukmansaifuddin sebaiknya justru undang Ustadz Abdul Somad ceramah di Istana biar terbuka wawasan. Memang ceramah beliau juga perlu hati yang bersih. Ramadan ini bagus istana belajar agama Islam biar ngerti cara membuat Islam sebagai rahmat dan kasih sayang," tulisnya.

Dia juga menilai, UAS dan Habib Rizieq memiliki hubungan kurang baik dengan istana.

"Di negara muslim terbesar gini masak susah amat menerima Islam? UAS, Habib Rizieq, dll semua #AntiTeroris tapi semua punya hubungan jelek dengan Istana. Harusnya kan mereka menjadi mitra lawan teroris eh malah dimusuhi dan dicurigai. Aneh kan?," katanya.

Baca: Suratnya Bikin Heboh, Terungkap Alasan Kakak Meghan Markle Minta Pangeran Harry Batalkan Pernikahan

Fahri juga mengatakan, ingin pemerintah memiliki hubungan baik dan umat islam.

Menurutnya melalui keberagaman cara melihat persoalan itu akan membuat bangsa menjadi besar.

"Saya Selalu ingin ada pemerintahan yang hubungannya baik dengan Ummat Islam; dengan ulama, dengan kyai, dengan keberagamaan cara melihat persoalan. Itu yang akan bikin bangsa ini besar. Tapi, jika mulai membangun kecurigaan, terhadap sekelompok apalagi semua, bahaya!," tulisnya.

Fahri juga mengungkapkan, kecurigaan pada umat islam merupakan proyek War On Terror pada masa Bush JR.

Halaman
123
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved