Sulap Lima Pasar Tradisional, Pemkab Malang Gerojok Anggaran Sebesar ini

Implementasi kebijakan pemerintah terkait program revitalisasi pasar tradisional tertuang di RPJMN.

Sulap Lima Pasar Tradisional, Pemkab Malang Gerojok Anggaran Sebesar ini
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Pasar tradisional Sumberpucung yang jadi salah satu dari lima pasar tradisional yang direnovasi Pemkab Malang, Minggu, (20/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkab Malang alokasikan anggaran hingga sekitar Rp 5 miliar untuk merenovasi lima pasar tradisional.

Hal itu dilakukan sebagai implementasi kebijakan Pemerintah Pusat dalam program revitalisasi pasar tradisional yang tertuang dalam rencana jangka menengah nasional (RPJMN) 2015-2019.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki mengatakan, renovasi yang dilakukan di lima pasar tradisional

Yakni, Pasar Pakisaji, Pasar Jeru, Pasar Cungkal, Pasar Ngebruk, dan Pasar Sumberpucung yang dilakukan tahun ini tidak menyeluruh di semua fasilitas bangunan pasar. Melainkan hanya sebagaian bangunan fasilitas pasar yang dinilai kurang layak dan kurang memberi kenyamanan.

"Dengan demikian, kelengkapan fasilitas pasar lain yang dirasa kurang bisa dilakukan melalui pembangunan swadaya," kata Pantjaningsih, Minggu (20/5/2018).

Dijelaskan Pantjaningsih, keberadaan pasar tradisional sekarang ini memerlukan perhatian. Ini seiring dengan tumbuh dan berkembangnya pasar modern di Malang Raya.

Dimana di pasar modern meski dengan barang dagangan sama dengan pasar tradisional, namun pasar modern lebih baik memberikan jaminan dan kepastian barang serta pembeli dimanjakan dengan kelengkapan fasilitas kenyamanan dalam berbelanja.

Dengan demikian, apabila pasar tradisional tidak dijaga, dikelola, dan dirawat secara baik serta maksimal maka lambat laun bisa ditinggal pembeli.

"Makanya, Pemkab Malang senantiasa berupaya melakukan perbaikan dan melengkapi fasilitas di pasar tradisional secara bertahap setiap tahun," ucap Pantjaningsih.

Memang, diakui Pantjaningsih, di Kabupaten Malang sendiri yang kini ada sebanyak 34 unit pasar tradisional dibawah pengelolaan Disperindag Kabupaten Malang memerlukan anggaran besar untuk perawatan dan mempertahankan keberadaanya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved