Gerilya Dari Hotel ke Hotel, Mucikari di Sumenep Tetap Jajakan PSK di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan tak menjadikan mucikari di Kota Agamis menghentikan bisnis terlarang, mensuplai PSK ke lelaki hidung belang.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Ilustrasi PSK di Kawasan Tretes, Kabupaten Pasuruan saat diamankan petugas Satpol PP, setelah kena razia. 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Dedi Handoyo alias Dani (32) ditangkap Satresmob Polres Sumenep, Jumat malam (25/5/2018).

Warga Perum Batuan Blok F no 25 RT 004 RW 002 Desa Batuan, Kecamatan Kota, Sumenep, Madura itu dibekuk lantaran menjadi mucikari perempuan penjaja seks komersial (PSK) ilegal dan beroperasi di bulan Ramadan.

Kini tersangka dan perempuan PSK serta laki-laki hidung belang diamankan di Mapolres Sumenep.

Kapolres Sumenep AKBP Fadhilah Zulkarnain, melalui Kasubag Humas AKP Abdul Mukid, menjelaskan, tertangkapnya mucikari bernama Dani itu berawal dari informasi masyarakat bahwa yang bersangkutan saat ini kerapkali menyediakan perempuan PSK yang siap melayani laki-laki hidung belang. Dia banyak beroperasi di hotel-hotel di Sumenep.

“Nah, pada Jumat malam itu kami mendapatkan laporan masyarakat, jika tersangka juga tengah menjamu lelaki hidung belang di sebuah hotel di jalan Trunojoyo Kolor Sumenep, sehingga kami pun bergerak ke lokasi tersebut,” ujarnya, Sabtu (26/5/2018).

Setelah dilakukan penyelidikan, memang benar jika di sebuah kamar hotel tersebut, sedang terjadi tindakan asusila antara PSK dan laki-laki hidung belang.

Sedangkan tersangka berada di luar kamar sedang menunggu PSK selesai melayani laki-laki hidung belang.

“Saat itu kami bergerak menangkap tersangka Dani dan mengamankan perempuan yang diduga PSK dengan laki-laki hidung belang. Tersangka Dani dan dua orang dikeler ke Mapolres Sumenep,” jelas Mukid.

Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengakui bahwa selama ini telah menyediakan wanita sebagai pelacur.

Tersangka mengakui jika dari hasil menyediakan perempuan PSK, ia mendapatkan keuntungan jasa dari wanita tersebut.

Sedangkan PSK yang juga ikut ditangkap, juga mengakui jika ia disediakan pelaku untuk laki-laki yang menbutuhkan layanan seks, walaupun di bulan Ramadan.

Selain mengamankan tersangka Dani dan membawa dua pelaku ke Mapolres Sumenep, juga diamankan barang bukti berupa satu unit hp Samsung GT E-1272 warna putih dan uang tunai Rp 500.000.

“Tersangka dijerat pasal 505 KUHP dengan ancaman hukuman tiga bulan penjara,” tegas Mukid. (Surya/Riv)

Penulis: Moh Rivai
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved