Belajar dari Kebakaran di Kebalen Kulon, Pemkot Surabaya akan Turun Pastikan Kelayakan Bangunan Kos

Pukulan telak dirasa Pemerintah Kota Surabaya setelah kebakaran sebuah rumah kos yang menelan hingga delapan korban jiwa terjadi beberapa waktu lalu.

Belajar dari Kebakaran di Kebalen Kulon, Pemkot Surabaya akan Turun Pastikan Kelayakan Bangunan Kos
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Polisi membuka folding door rumah di Jalan Kebalen Lor II Surabaya yang terbakar dan menelan delapan korban jiwa, Selasa (29/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pukulan telak dirasa Pemerintah Kota Surabaya setelah kebakaran sebuah rumah kos yang menelan hingga delapan korban jiwa terjadi beberapa waktu lalu.

Kebakaran tersebut terjadi di Jalan Kebalen Kulon Gang II nomor 9, Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Pabean, Kota Surabaya, Selasa (29/5/2018).

Peristiwa tersebut menelan banyak korban jiwa karena kondisi bangunan yang tidak memiliki jendela layaknya sebuah hunian.

Baca: Pesan Terakhir Ibu-Anak Korban Tewas Kebakaran Kos di Surabaya, Firasat Buruk Pria ini Berakhir Pilu

Hal itu membuat para korban terjebak dalam rumah yang terbakar.

Terlebih rumah tersebut digunakan sebagai rumah kos yang dihuni banyak orang.

Eri Cahyadi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (DPRKP CKTR), mengatakan hal tersebut jadi pembelajaran bagi Pemkot Surabaya.

Eri mengatakan, pemkot akan mulai melakukan pendataan rumah-rumah kos melalui camat dan lurah dan dinas terkait.

Baca: Hari Lahir Pancasila - Mengenal 3 Tokoh Hebat di Baliknya hingga Alasan Terpilihnya Tanggal 1 Juni!

Begitupun DPRKP CKTR yang akan mengecek dan menindak bangunan tidak berizin.

"Ini pembelajaran bagi kami. Daerah kebakaran itu mayoritas izin rumah tinggal, tapi juga banyak yang tidak berizin," kata Eri, Jumat (1/6/2018).

Pemkot akan berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan agar turun langsung ke lapangan memastikan fungsi guna bangunan sesuai peruntukan.

"Ke depan akan dilakukan koordinasi bersama. Karena ini tugas pemkot secara utuh bukan satu dinas saja untuk turun ke lapangan," jelas Eri.

Baca: Pasca Teror Bom di Surabaya, Wali Kota Risma Dapat Apresiasi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Pemerintah juga meminta kesadaran warga akan pentingnya perizinan guna keselamatan bersama.

Eri juga mengajak warga terlibat dan mendukung jika menemukan bangunan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

"Kami juga berharap warga mendukung dengan memberi keterangan yang benar pada kami," kata Eri.

Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved