Jika Terbukti Kejahatan Perang, Ini Hukuman untuk Sniper Penembak Paramedis Razan Najjar

Tembakan tentara Israel yang menewaskan Razan yang seorang paramedis di medan perang, secara jelas telah melanggar Konvensi Jenewa tahun 1949.

Jika Terbukti Kejahatan Perang, Ini Hukuman untuk Sniper Penembak Paramedis Razan Najjar
Razan Najjar dan seragam medis yang dipakainya saat ditembak tentara Israel. 

TRIBUNJATIM.COM - Insiden penembakan kepada relawan medis Razan Najjar di perbatasan Palestina, ramai diperbincangkan publik.

Razan Najjar tewas ditembak saat memberikan pertolongan kepada demonstran yang terluka di perbatasan Gaza, Palestina, Jumat (1/5/2018).

Wanita berusia 21 tahun tersebut menjadi sukarelawan sebagai tenaga medis bersama Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Wanita muda tersebut segera bergegas ke area berbahaya untuk menolong korban terluka.

Dari seberang pagar, dua atau tiga peluru meluncur dan tepat mengenai bagian dada Najjar.

Baca: Usai Meninggalnya Razan Najjar, Beredar Foto Tentara yang Diklaim Telah Menembaknya, Seorang Wanita?

Tak lama setelah ditembak, ia dinyatakan meninggal dunia.

Najjar merupakan orang Palestina ke-119 yang tewas sejak protes Great Return March yang dimulai bulan Maret.

Najjar merupakan penduduk Khuzza, sebuah desa pertanian yang terletak di dekat perbatasan dengan Israel.

Baca: Rencana Akan Tunangan, Sang Kekasih Ungkap Sosok Razan Najjar yang Sangat Berani dan Suka Menolong

Baca: Seperti Razan Najjar, Si Cantik Pemberani yang Disebut Putri Salju Ini Juga Tewas di Pertempuran

Ribuan orang tumpah ruah di jalanan Gaza pada Sabtu (2/5/2018), mengantarkan jenazah Razan Najjar.

Halaman
1234
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved