Militer Israel Bantah Klaim Penembak Razan Najjar adalah Tentara Wanitanya, Begini Penjelasannya

Usai meninggalnya Rajan Najjar, berita tentang sosok sniper Israel yang menembaknya beredar di media sosial. Ini penjelasan dari pihak Militer Israel.

Militer Israel Bantah Klaim Penembak Razan Najjar adalah Tentara Wanitanya, Begini Penjelasannya
Facebook/Israel Defense Forces
Rebecca, veteran tentara Israel 

TRIBUNJATIM.COM - Usai meninggalnya Rajan Najjar, berita tentang sosok sniper Israel yang menembaknya beredar di media sosial.

Seperti yang diketahui, Razan Najjar tewas ditembak saat memberikan pertolongan kepada demonstran yang terluka di perbatasan Gaza, Palestina, Jumat (1/5/2018).

Wanita berusia 21 tahun tersebut menjadi sukarelawan sebagai tenaga medis bersama Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Ia mendapat tembakan di bagian dadanya.

Tak lama setelah kejadian ini, ia dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Alasan Razan Najjar Jadi Target Sniper Israel: Ibu Ungkap Kelakuannya yang Tak Terekspos Saat Tugas

Setelah meninggalnya Najjar, beredar foto seorang tentara yang diklaim membunuh Razan.

Hal ini berdasarkan posting-an Instagram @the_emancipated.

Baca: Jika Terbukti Kejahatan Perang, Ini Hukuman untuk Sniper Penembak Paramedis Razan Najjar

Razan Najjar dan seragam medis yang dipakainya saat ditembak tentara Israel.
Razan Najjar dan seragam medis yang dipakainya saat ditembak tentara Israel. ()

Baca: Rencana Akan Tunangan, Sang Kekasih Ungkap Sosok Razan Najjar yang Sangat Berani dan Suka Menolong

"This disgrace to humanity named, Rebecca (left) from Boston, is the person who murdered Razan Al Najjar (right), a 21 year old paramedic Palestinian girl who saved lives. What is the difference between Rebecca and Razan? 1. Rebecca is an American who chose to enlist in the israeli Occupying Forces. 2. Rebecca has absolutely no ties to Palestine. She isn’t from Palestine. 3. Rebecca chose to choose genocide as her career path. Meanwhile, Razan is Palestinian who was born and raised in Palestine, her ancestors are Palestinian, she’s a paramedic, and her career path was saving lives and encouraging her people to fight for justice, and to fight for their right of return. What’s wrong with this picture? Where is the justice? @UN @EU ."

(Aib bagi kemanusiaan bernama, Rebecca (kiri) dari Boston, adalah orang yang membunuh Razan Al Najjar (kanan), seorang gadis paramedis Palestina berusia 21 tahun yang menyelamatkan nyawa. Apa perbedaan antara Rebecca dan Razan? 1. Rebecca adalah orang Amerika yang memilih untuk mendaftar di Pasukan Pendudukan Israel. 2. Rebecca sama sekali tidak punya hubungan dengan Palestina. Dia tidak berasal dari Palestina. 3. Rebecca memilih untuk memilih genosida sebagai jalur kariernya. Sementara itu, Razan adalah orang Palestina yang lahir dan dibesarkan di Palestina, leluhurnya adalah orang Palestina, dia seorang paramedis, dan jalur karirnya menyelamatkan jiwa dan mendorong orang-orangnya untuk memperjuangkan keadilan, dan berjuang untuk mendapatkan hak mereka kembali. Apa yang salah dengan gambar ini? Dimana keadilannya? @UN @EU)

Baca: Usai Meninggalnya Razan Najjar, Beredar Foto Tentara yang Diklaim Telah Menembaknya, Seorang Wanita?

Usai berita tersebut beredar, pihak militer Israel membantah hal tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved