Surabaya Disindir Menteri Tjahjo Kumolo Soal THR, Begini Kata Wali Kota Risma

Keberatan Pemerintah Kota Surabaya mengenai beban THR yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Balanja Daerah.

Surabaya Disindir Menteri Tjahjo Kumolo Soal THR, Begini Kata Wali Kota Risma
istimewa
Tjahjo Kumolo dan Risma 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keberatan Pemerintah Kota Surabaya mengenai beban THR yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Balanja Daerah (APBD) ditanggapi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Thahjo menyindir dengan pertanyaan apakah Surabaya miskin? Sehingga keberatan dengan kebijakan pemberian THR dari APBD.

Tak lama setelah perkatan Tjahjo diangkat media Jakarta, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini merespon langsung.

"Ada uangnya tapi uangnya sudah terploting," kata Risma ditemui di Kantor Pos Besar Kebon Rojo, Surabaya, Rabu (6/6/2018).

Wali Kota Risma Tak Berani Cairkan THR Untuk PNS, Mendagri Tjahjo Kumolo Keluarkan Sindiran Ini )

Risma mengatakan tidak bisa asal memberikan uang, apalagi harus mengambil dari anggaran lain.

Wali kota perempuan tersebut mengatakan dirinya sudah menyampaikan pada Kementrian Keuangan adanya jatah keuangan Surabaya.

"Ya kan tidak bisa. Tadi saya sudah sampaikan ke Bu Menkeu jatahnya cuma segitu," kata Risma.

Semantara, jika harus mengambil dari anggaran lain tidak dapat dilakukan tergesa-gesa dan harus melalui persetujuan DPRD.

THR PNS Dibebankan pada APBD, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Katakan Sulit Dialokasikan )

"Kalau itu mau tambah, harus seizin DPRD itu satu Kalaupun ada saya harus kowok-kowok (ngorek-ngorek) dana yang lain," kata Risma.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku tidak tahu alasan mengapa Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) keberatan dengan penggunaan APBD untuk pembayaran THR PNS.

Pasalnya kata Tjahjo kebijakan tersebut dibuat dalam rapat yang melibatkan ketua DPRD dan sekretaris daerah seluruh Indonesia.

‎"Tanya Bu Risma sendiri. Wong itu surat yang kami perbuat adalah permintaan daerah pada saat kami Rakor kok. Kepala daerah yang dihadiri oleh sekda dan ketua-ketua DPRD seluruh Indonesia, bahwa semua nggak ada masalah kok," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (6/6/2018).

Datangi Kiai Kharismatik Bondowoso, Emil Dardak Diberi Wejengan Khusus Jelang Coblosan Pilgub )

Penulis: Nurul Aini
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved