Parade Musik Patrol, Cara UKM Kesenenian Unej Lestarikan Kearifan Lokal

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Universitas Jember bertekad turut melestarikan kesenian asli Jember, musik patrol

Parade Musik Patrol, Cara UKM Kesenenian Unej Lestarikan Kearifan Lokal
(surya/Erwin Wicaksono)
Kelompok musik musik patrol Kantra unjuk kebolehan dihadapan dewan juri. 

Oleh karena itu adanya Karnaval Musik Patrol dapat menjadi wahana melestarikan, mengembangkan, dan melahirkan bibit-bibit baru pemusik patrol di Jember.

Arief Tjahyono berharap di masa depan penyelenggaraan Karnaval Musik Patrol dapat bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dewan Kesenian Jember, dan pegiat pariwisata lainnya untuk diagendakan dalam kegiatan pariwisata di Jember.

“Budaya dan pariwisata itu bak dua sisi mata uang, selalu bersentuhan. Untuk pengembangan pariwisata maka perlu dukungan lima unsur yakni akademisi seperti yang malam ini diwakili oleh Universitas Jember, pemerintah sebagai regulator, pihak komunitas seperti kelompok-kelompok musik patrol, kehadiran swasta sebagai pegiat pariwisata, dan kawan-kawan media massa. Jika lima unsur ini bersinergi maka pariwisata kita akan berkembang,” tutur Arief

Tawaran Arief Tjahyono direspon positif oleh Universitas Jember yang diwakili oleh Moh. Jazuli, Kepala Bagian Kemahasiswaan yang hadir mewakili Rektor Universitas Jember.

Baca: Nama Belakang Albany di Ijazah Ungkap Siapa Suami Sarah Azhari yang Sempat Jadi Misteri

Menurutnya, kampus akan mendorong UKM Kesenian agar sedari dini berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember dalam melaksanakan kegiatan, agar dapat bersinergi dengan agenda pariwisata Jember yang sudah ada, maupun yang akan direncanakan.

Kehadiran Karnaval Musik Patrol mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Jember, terbukti sepanjang jalan Kalimantan, lokasi Kampus Tegalboto hingga alun-alun Jember dipenuhi warga yang antusias melihat kebolehan setiap kelompok musik patrol.

"Setiap ramadhan yang jadi khas ada musik patrol, itu yang selalu dinanti musiknya rame bareng-bareng," papar Indah salah satu pengunjung yang antusias menikmati musik patrol.

Ketertarikan ini ditambah dengan penampilan atraktif setiap kelompok, seperti yang ditunjukkan oleh kelompok Putra Ledokan dari Kecamatan Sukorambi yang malam itu tampil all out ala Jember Fashion Carnaval.

Kelompok musik patrol lain yang turut serta antara lain Hastra, Kompi, Kantra, Idola, Surya Nada, Putra Sangkara, dan lainnya. “Pada Kentongan Wolulas kali ini, setiap kelompok musik patrol kami minta memainkan lagu anak-anak sebagai tampilan wajib di hadapan juri,” pungkas Afif Jauhari. (ew)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved