Serangan Bom di Surabaya

Begini Nasib 7 Anak Teroris Usai Orangtuanya Ledakkan Bom Bulan Lalu, Patah Tangan hingga Suka Debat

Wali Kota Risma bocorkan nasib 7 anak teroris yang selamat. Sebut ada yang patah tangannya, hingga yang suka debat

Begini Nasib 7 Anak Teroris Usai Orangtuanya Ledakkan Bom Bulan Lalu, Patah Tangan hingga Suka Debat
TribunJatim.com
Kolase Risma dan Bom di Surabaya 

Setelah menunggu beberapa lama Wali Kota Risma, dan Kombes Pol Rudi Setiawan bertemu Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin langsung melangsungkan prescon.

Kapolda mengatakan ada tujuh orang anak pelaku teroris yang hari ini sekaligus, diserahkan kepada Kementerian Sosial usai penyembuhan medis di RS Bhayangkara.

"Ada Ais (8) anak pelaku bom di Polrestabes Surabaya, tiga anak Anton, pelaku teroris di Rusun Sidoarjo, dan tiga anak Dedi terduga teroris di Manukan. Secara fisik semua dalam keadaan sehat dan baik, hanya ada sedikit pemahaman yang perlu diluruskan," terang Irjen Pol Machfud Arifin membuka Prescon, Selasa (12/6).

Baca: Angga Wijaya Ungkap Asal Candaan ‘Sayur Lodeh’ yang Bikin Dewi Perssik Marah, Bermula dari Pijit

Seperti yang diberitakan sebelumnya Wali Kota Risma terlihat mengunjungi Rumah Sakit Bhayangkara, bersama Kapolrestabes Surabayan, Kombes Pol Rudi Setiawan pagi ini, Selasa (12/6).

Kunjungannya ini berkaitan dengan permintaan anak-anak pelaku teror bom yang ingin bertemu dia, dan Kapolrestabes Surabaya.

Risma bersama rombongan masuk ke ruangan Crisis Center, Anggrek 20.

Baca: Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB, Seberapa Tangguh Kekuatan Militer Indonesia?

Beberapa menit berada di ruangan, ajudan Wali Kota Risma keluar dan kembali masuk membawa dua bola dan beberapa buku.

Pertemuan berlangsung tertutup, dan penjagaan polisi bersenjata ketat.

Penulis: Januar AS
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved