Serangan Bom di Surabaya

Kemensos Pastikan Hak Anak-anak Korban Radikalisme Orangtua Terjamin

Ketujuh anak bomber atau anak-anak yang menjadi korban radikalisme orangtua, kini diserahkan pada Kementrian Sosial.

Kemensos Pastikan Hak Anak-anak Korban Radikalisme Orangtua Terjamin
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Direktur Rehabilitasi Anak Kementrian Sosial, Nahar 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketujuh anak bomber atau anak-anak yang menjadi korban radikalisme orangtua, kini diserahkan pada Kementerian Sosial.

Dalam penanganan di Kementerian Sosial, anak-anak tersebut akan direhabilitasi sosial khusus.

Baca: Curhatan Remaja Alami Pelecehan Saat Beli Pakaian Dalam Jadi Viral, Hati-hati Begini Modusnya!

Direktur Rehabilitasi Anak Kementerian Sosial, Nahar mengatakan, mereka akan dilayani sebagaimana anak-anak lain yang berada di bawah penanganan Kemensos.

Hal tersebut guna mengembalikan hak anak-anak yang dilindungi Undang-undang Dasar 1945.

Yakni Pasal 28n ayat 2 bahwa setiap anak berhak hidup tumbuh kembang terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.

"Jadi nggak boleh ada layanan diskriminasi, tugas kami melekukan rehabilitasi, ya kita lakukan tugas itu," kata Nahar, Selasa (12/6/2018).

Baca: Waktu Kecil Begitu Menggemaskan, Beranjak Dewasa Bocah Ini Jadi Transgender Indonesia Berprestasi!

Penanganan untuk anak-anak tersebut dipastikan tetap melindungi hak-hak mereka.

"Pertama bentuk pelayanan cepat yang sudah dilakukan Kepolisian dan medis selama ini. Penangan lanjutan dalam bentuk rehabilitasi sosial yang akan dilakukan," kata Nahar mengenai hak-hak pelayanan anak-anak korban radikalisme.

Selanjutnya anak-anak tersebut berhak memperoleh bantuan sosial, seperti kepastian melanjutkan hidup, meskipun tengah ditinggal kedua orangtuanya.

Halaman
12
Penulis: Nurul Aini
Editor: Alga W
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved