Breaking News:

Pilgub Jatim 2018

Gus Ipul-Puti Adopsi Program Surabaya untuk Jawa Timur, Risma Siap Bantu Wujudkan Demi Jatim Makmur

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali berkampanye untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2

Penulis: Nurul Aini | Editor: Edwin Fajerial
ISTIMEWA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat berbicara soal program Gus Ipul-Puti di depan ibu-ibu 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali berkampanye untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno di kawasan Surabaya.

Kali ini Risma menjelaskan selain pendidikan gratis, ia mendukung program paslon tersebut yakni pemberdayaan ekonomi melalui koperasi masyarakat.

"Salah satu komitmen Gus Ipul-Puti mendorong pemberdayaan ekonomi melalui koperasi kelompok maupun masyarakat serta alasan saya all out (dukung)," kata Risma, Jumat (22/6/2018).

Kampanye Akbar di Madiun, Risma: Jangan Pilih Pemimpin yang Keminter, Nanti Kita Dipinteri Balik )

Program tersebut telah dilakukan di Surabaya karenanya ia berharap jika diadopsi pemerintahan Gus Ipul-Puti kelak akan membuat Jawa Timur mandiri dan sejahtera.

Baik Gus Ipul maupun Mbak Puti sudah komitmen akan menerapkan program koperasi masyarakat untuk Jawa Timur lebih makmur.

Ia menceritakan keberhasilannya mendorong warga Surabaya membentuk koperasi hingga terbukti memiliki dampak besar bagu warga Surabaya.

Pesan untuk Anak Milenial, Risma: 27 Juni Bangun Pagi, Coblos Gus Ipul-Puti )

Perempuan yang juga Walikota Surabaya tersebut mengatakan siap membantu jika Gus Ipul dan Puti terpilih untuk mewujudkan dua program tersebut yakni pendidikan dan koperasi masyarakat.

"Saya siap membantu mewujudkan dua program itu berjalan, karena Gus Ipul-Puti mau mendengar dan itu modal menuju Jatim makmur," katanya.

Saat ini sudah ada 6 koperasi di Surabaya yang berjalan.

Terang-terangan, Risma Kampanyekan Cagub Jatim No 2 untuk Anak-anak Surabaya )

Satu di antaranya di Rusunawa Romo Kalisari dari modal awal Rp 10 Juta dalam kurun waktu 3 bulan sudah beromzet Rp 90 Juta.

"Artinya ada peluang besar, tidak hanya lingkup besar tapi dilingkungan kecil warga bisa mandiri untuk peningkatan ekonomi," tegas Risma.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved