Hari Tanpa Tas Kresek, Komunitas Nol Sampah: 125 Ribu Bibit Mangrove Mati Karena Sampah Plastik

Komunitas No Sampah Surabaya siap menyambut hari tanpa tas kresek sedunia pada Selasa (3/7/2018).

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Frame yang terbuat dari Bambu ini menjadi lokasi favorit di Taman Wisata Mangrove, Minggu (17/6/2018). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komunitas No Sampah Surabaya siap menyambut hari tanpa tas kresek sedunia pada Selasa (3/7/2018).

Mereka menyebut, setidaknya ada 125.000 bibit pohon mangrove mati karena banyaknya sampah tas kresek.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk ikut gerakan bersih sampah di Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jatim.

“Dari catatan yang ada penanaman pohon sejak 2011 hingga 2018 ini ada 500.000 bibit mangrove ditanam,” ujar Wawan Some, Komunitas Nol Sampah kepada TribunJatim.com, Senin (2/7/2018).

(Cerita Panji Ditetapkan Jadi Memory of The World, Dirjen Kebudayaan Dorong Orang Tua Mendongeng)

(Ikan Arapaima Kembali Muncul di Mojokerto, Begini Cara Warga Menangkapnya, Sampai Gunakan Laser)

“Dari total penanaman, bibit yang mati 25 persennya,” lanjut Wawan.

Menurut petani mangrove, penanaman pohon Mangrove ditargetkan penuhi 3,5 Km area Hutan Mangrove Wonorejo.

Meski banyak pihak yang berinisiasi menanam pohon Mangrove, banyaknya sampah tas plastik di area bisa membuat penanaman tidak efektif.

Maka Komunitas Nol Sampah (KNS), nelayan, petani, komunitas lain dan pelajar berkonsentrasi merawat semua pohon dnegan memunguti sampah.

(Razia Gabungan di Jalan Dharmawangsa, 7 Mobil Digembok dan 8 Kendaraan Ditilang dalam Waktu Satu Jam)

(Ikan Arapaima Kembali Muncul di Mojokerto, Begini Cara Warga Menangkapnya, Sampai Gunakan Laser)

“Tahun 2011 lalu dari 4.500 bibit yang hidup hanya 1200 bibit yang hidup, sisanya mati karena sampah plastik,” ucap Wawan pada TribunJatim.com.

Bahkan menurut data yang Wawan baca pada artikel peduli sampah, setiap orang membuang 700 kresek per tahun. 

Berarti jika dikalikan pada warga Kota Surabaya, tercatat ada 2.1 milyar sampah kantong plastik yang dibuang warga. 

“Satu dampak buruk kresek adalah membunuh bibit mangrove di Wonorejo Rungkut,” tandasnya.

(Bobol Situs Mabes Polri, Pemuda Lulusan SD Asal Lamongan ini Divonis 1,4 Tahun Penjara)

(Razia Gabungan di Jalan Dharmawangsa, 7 Mobil Digembok dan 8 Kendaraan Ditilang dalam Waktu Satu Jam)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved