Mahasiswa Papua Pastikan Tinggalkan Rumah Kontrakan di Dinoyo Usai Tak Diinzinkan Perpanjang Kontrak

Sejumlah mahasiswa Papua dipastikan segera meninggalkan rumah kontrakan yang berada di Jalan MT Haryono, Gang 8, Dinoyo, Kota Malang.

TRIBUNJATIM.COM/AYU MUFIDAH KS
Suasana mediasi antara Aliansi Mahasiswa Papua dengan warga Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, di Mapolresta Malang, Senin (2/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sejumlah mahasiswa Papua dipastikan segera meninggalkan rumah kontrakan yang berada di Jalan MT Haryono, Gang 8, Kecamatan Dinoyo, Kota Malang.

Keputusan itu diambil setelah adanya kesepakatan antara pihak perwakilan mahasiswa Papua dengan induk semang rumah kontrakan pasca terjadi kerusuhan, Minggu (1/7/2018).

Hasil kesepakatan dalam forum mediasi yang dilakukan di Polres Malang Kota, Senin (2/7/2018), menyetujui jika rumah kontrakan tersebut akan dikosongkan untuk sementara waktu.

Pria Bertato Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Tengah Danau Mojokerto

"Kami akan pindah dari rumah tersebut. Meskipun kami ingin perpanjangan tapi karena permintaan pemilik rumah, kami akan segera keluar," ucap Yohanes Giyai, perwakilan mahasiswa Papua.

Rencananya, mahasiswa penghuni rumah kontrakan akan segera mengemas barang-barang mereka dalam waktu dekat.

Sementara itu, pemilik rumah kontrakan, Andi Mansur menjelaskan alasannya tidak ingin mahasiswa Papua untuk menambah jangka waktu rumah kontrakannya.

Andi Mansur mengaku merasa dirugikan karena beberapa kali menunggak pembayaran rumah.

Comeback Album Bertajuk ONE & SIX, Apink Resmi Rilis Lagu Im so Sick, Yuk Intip Videonya!

Disebutkan jika jangka kontrak rumah telah habis pada 22 Juni 2018 lalu.

Namun, mahasiswa Papua masih menempati rumah yang seharusnya tidak lagi ditempati.

Halaman
12
Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved