Pilkada Serentak 2018

Ketua PDIP Madiun Mengundurkan Diri Setelah Gagal Dalam Pilkada, DPD: Tidak Bisa Begitu

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun, Anang Dwi Suyatno mengundurkan diri usai gagal menangkan Djoko Setijono-Suprapto di kiontestasi Pilkada Serentak

Ketua PDIP Madiun Mengundurkan Diri Setelah Gagal Dalam Pilkada, DPD: Tidak Bisa Begitu
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Anang Dwi Suyatno akan mengundurkan diri dari jabatannya, saat di Kantor DPRD Kabupaten Madiun, Senin (2/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun, Anang Dwi Suyatno mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun.

Mundurnya Anang diketahui karena pasangan Cabup/Cawabup yang diusung PDIP yaitu Djoko Setijono-Suprapto (Djosto) kalah dari versi quick count dibandingkan paslon lain.

Wakil Ketua Bidang Internal DPD PDIP Jatim, Bambang Juwono pun mengatakan ada beberapa alasan mengapa Anang memilih untuk mengundurkan diri.

"Itu kan luapan dari satu semangat yang betul-betul all out yang kemarin ingin memenangkan Paslon," kata pria yang akrab disapa Logos ini, Rabu (4/7/2018).

(Beri Dukungan, Pasien Sahabat Anak Kanker Malang Akan Tonton Langsung Laga Arema FC Vs Persela)

(Penangkapan Tiga Pengguna Sabu di Dukuh Pakis, Pelaku Pungut Benda yang Dibuang Pengedar)

Walaupun begitu, Logos menambahkan, Anang tidak bisa serta merta mundur dari kursi ketua DPC.

"Namanya mundur itu kan ada tata aturannya, tidak bisa tiba-tiba tinggal gelanggang begitu, ada tata urutanya mulai mengajukan permohonan dan yang lain," kata Logos.

Logos mengatakan, keluarnya Anang harus melalui persetujuan partai.

"Kalau tidak diijinkan dan dia dianggap masih mampu menjalankan tugas ya harus dijalankan," ucapnya.

(Pasien Sahabat Kanker Anak Malang Akan Tonton Laga Arema FC Vs Persela, Ruddy: Tambahan Semangat)

(Gunung Agung Meletus Lagi, Masyarakat Diminta Jauhi Kawasan Ini)

"Tapi tentu kita mengapresiasi lah karena dia saat menjalankan tugas pemenangan itu sampai pada tingkat berjanji kalau kalah dia akan mundur, itu kan tanggung jawab yang luar biasa," lanjutnya.

Seperti diketahui, real count KPU Kabupaten Madiun menyebut, Paslon Ahmad Dawami-Hari Wuryanto (Berkah) unggul meraih 40,34 persen suara, Paslon Rio Wing-Sukiman (Mas Rio-PAS) mendapat 22,34 persen suara dan Paslon Djosto hanya meraup 37,32 persen suara.

(Polsek Bubutan Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Motor di sebuah Kafe di Dupak)

(Wartawan Dikeroyok Oleh Oknum Tim Dharaka Sindo, PWI Minta Pelaku Ditindak Tegas)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved