Ledakan di Pasuruan

Kondisi Terkini Balita Korban Bom di Pasuruan, Kapolda Jatim: Menangis Terus, Tentunya Kesakitan

Seorang anak laki-laki berusia dua tahun empat bulan menjadi korban ledakan bom ikan di Bangil Pasuruan pada Kamis (5/7/2018)

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Istimewa
UMR, anak terduga pelaku bom Pasuruan terluka di bagian kaki dan dirawat intensif 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang anak laki-laki berusia dua tahun empat bulan menjadi korban ledakan bom ikan di Bangil Pasuruan.

Bocah yang tak lain anak dari terduga teroris pemilik bom itu kini dirawat intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, jumat (6/7/2018).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan anak tersebut mengalami luka bakar di bagian muka dan robek di bagian kaki.

Sempat bangun usai beberapa waktu pingsan, anak laki-laki itu hanya menangis.

(Kini Digugat Cerai, Sule Pernah Cerita Tak Direstui Orangtua Lina saat Menikah, Saya Cuma Ngamen)

(Nekat Melawan dengan Senjata Tajam saat akan Ditangkap, Begal Sadis di Lamongan Dilumpuhkan Polisi)

Dia belum menangis memanggil ibunya.

"Tentunya kesakitan, menangis mukanya terbakar dan beberapa bagian kaki robek," kata Machfud di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, jumat (6/7/2018).

"Adanya menangis saja, bangun tidur kesakitan nangis," tambah Machfud.

Pihak kepolisian mengatakan akan terus memberikan penanganan kepada bocah tersebut sembari mendampingi keamanannya.

"Kita rawat sampai sembuh, psikisnya dan tanggung jawab mengobati. Masih kecil belum tahu apa-apa, masih kurang dari tiga tahun," kata Machfud.

(Perbandingan Minum Jus Jeruk dan Susu saat Sarapan, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?)

(Kini Digugat Cerai, Sule Pernah Cerita Tak Direstui Orangtua Lina saat Menikah, Saya Cuma Ngamen)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved