Biar Istri Tidak Ngomel Terus, Iswandi Bawa Celurit ke Ruang Sidang Pengadilan Agama

Sidang perceraian di PA Lamongan langsung geger dan mencekam saat pria ini bawa celurit kembang turi.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
SURYA/HANIF MANSHURI
Tersangka Iswandi dan barang bukti celurit yang dibawanya saat sidang mediasi perceraian di Pengadilan Agama Lamongan, Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hendak bercerai dengan istri, persidangan di Pengadilan Agama juga sudah berIangsung.

Namun saat sidang mediasi digelar, Iswandi (34) warga Dusun Pengkol Desa Suhihwaras Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini ditangkap anggota Reskrim Polsek Deket.

Suasana di tempat persidangan digelar, Senin (9/7/2018) siang itu berubah tegang karena saat sidang mediasi berjalan, tiba-tiba dua anggota Polsek Deket datang permisi dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Bambang menggeledah tubuh Iswandi.

Tentu suasana berubah mencekam dan tidak ada yang menyangka, dibalik baju Iswandi terselip celurit kembang turi.

Baca: Dua Emak-emak Cekcok di Pasar Galis Bangkalan, Tiba-tiba Celurit Melayang

Awal mula diketahui Iswandi membawa sajam celurit sewaktu datang ke kantor Pengadilan Agama Lamongan oleh seorang juru parkir bernama Suki.

Celurit itu diselipkan di pinggang sebelah kiri dan ditutupi dengan baju yang dipakainya. Suki melaporkan kecurigaannya kepada Mazir, panitera muda PA.

Oleh Mazir dilanjutkan ke dua angota Polsek Deket yang melaksanakan jaga rutin di PA, Aiptu Sigit dan Bripka Dian Haris.

Dua anggota ini kemudian menginformasikan ke Polsek Deket. Dan Kanit Reskrim Iptu Bambang bersama anggota langsung menuju ke kantor Pengadilan Agama Lamongan.

Baca: SW, Pria Pemberani yang Tembak Pelaku Teror Bom Pasuruan dengan Senapan Berburu

Setelah diketahui posisi tersangka berada di ruang mediasi langsung dilakukan pengeledahan badan dan pada pinggang kiri tersangka ditemukan sebilah celurit lengkap dengan sarungnya.

Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Deket untuk proses penyidikan.

Dalam pemeriksaan tersangka Iswandi mengaku nekat membawa celurit untuk menakut menakuti istrinya yang digugat cerai agar tidak marah-marah saat digelar sidang.

"Biar cepat selesai dan dengan membawa celurit biar istri jadi takut tidak ngomel terus," aku Iswandi.

Akibat perbuatan nekatnya, kini harapan cerai dengan istrinya segera beres bakal mundur dan tidak jelas sampai kapan tuntas.

Baca: Ziarah ke Makam Leluhurnya di Lamongan, Menlu Belanda Tawarkan Beasiswa Spesial

Pasalnya, Iswandi kini harus mendekam dan merasakan dinginnya di balik sel tahanan Polres Lamongan.

"Tersangka kita titipkan di sel tahanan polres. Karena sel tahanan polsek dalam perbaikan," kata Kapolsek Deket, AKP Sunaryo Putro kepada Tribunjatim.com, Selasa (10/7/2018).

Sementara tersangka dijerat pasal 2 Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 atau dijerat pasal 335 KUHP perbuatan tidak menyenangkan.

Iswandi yang bekerja sebagai tukang bangunan di Malaysia harus menunggu proses perceraiannya sampai waktu yang belum bisa dipastikan. Karena tindak pidana yang mengakibatkan ia dipenjara. (Surya/Hanif Manshuri)

Baca: Siapkan 5 Derek dan 60 Gembok Tiap Hari, Denda Hingga 2,5 Juta Pelanggar Parkir Akan Diberlakukan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved