Kalahkan Inggris, Ini Sederet Fakta Menarik Timnas Kroasia, Negara Berperingkat Terendah Versi FIFA

Kemenangan Kroasia didapatkan dengan susah payah lewat perpanjangan waktu saat laga melawan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2018.

Kalahkan Inggris, Ini Sederet Fakta Menarik Timnas Kroasia, Negara Berperingkat Terendah Versi FIFA
AFP
Striker Kroasia, Mario Mandzukic, mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow, 11 Juli 2018. 

Kroasia juga menorehkan catatan lain saat memastikan diri lolos ke final.

Meski memiliki penduduk yang sedikit, hal itu tak berpengaruh sama sekali untuk kegemilangan timnas Kroasia.

Bahkan menurut catatan Gracenote yang dilansir BolaSport.com, Kroasia jadi negara dengan berpenduduk tersedikit saat tampil di final Piala Dunia sejak 1930.

Baca: Tunjukkan Kemampuan, Lee Chae Yeon Produce 48 Dinilai seperti Penari Profesional daripada Idol

Kroasia hanya kalah dari timnas Uruguay pada Piala Dunia 1930.

Penduduk Uruguay 88 tahun lalu saat mereka tembus ke partai puncak tercatat hanya 1,2 juta orang saja.

Lawan Kroasia pada laga final, Prancis, saat ini memiliki jumlah penduduk 67 juta orang, atau sekitar 16 kali jumlah penduduk Kroasia.

3. Mempertahankan Tradisi Pemain Inter Milan di Partai Final Piala Dunia Sejak 1982

Pemain Kroasia Ivan Perisic lakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Inggris.
Pemain Kroasia Ivan Perisic lakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Inggris. (GOOGLE)

Kelolosan Kroasia sekaligus mempertahankan tradisi pemain Inter Milan di partai final Piala Dunia sejak 1982.

Dilansir dari BolaSport.com, tercatat ada dua pemain Kroasia yang bermain di Nerazzurri yakni Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic di edisi kali ini.

Baca: Rupiah Melemah, Harga Barang Elektronik Bakal Naik sampai Bulan Depan

Dari keempat semifinalis Piala Dunia edisi kali ini, hanya Kroasia yang memiliki pemain dari Inter Milan.

Pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, dua pemain Inter yang membela timnas Italia, Giuseppe Bergomi dan Gabriele Oriali, keluar sebagai juara.

Empat tahun berselang, Karl-Heinz Rummenigge, menjadi wakil Inter Milan di final Piala Dunia.

Rummenigge mencetak satu gol di partai puncak melawan Argentina meski akhirnya kalah 2-3.

Pada 1990, Inter menyumbang tiga pemain ke final Piala Dunia antara Jerman Barat dan Argentina.

Di Amerika pada Piala Dunia 1994, Nicola Berti menjadi satu-satunya pemain Inter di partai final antara Italia dan Brasil.

Baca: Dirjen Hortikultura Targetkan Indonesia Bisa Ekspor Bawang Merah Dua Kali Lipat Dibanding Tahun Lalu

Pada gelaran selanjutnya, Inter menyumbang dua pemain yang tampil untuk dua tim finalis Piala Dunia 1998, Prancis dan Brasil.

Ketika timnas Italia menjadi juara pada 2006, Marco Materazzi dan Fabio Grosso adalah pemain Inter Milan.

Pada edisi 2010, Sneijder dan timnas Belanda kalah 0-1 dari Spanyol lewat gol Andres Iniesta.

Sementara pada final Piala Dunia terbaru atau 2014, Rodrigo Palacio tampil sebagai pemain pengganti untuk Argentina kala melawan Jerman di final.

Akan tetapi, Tim Tango gagal menjadi juara karena Mario Goetze mencetak gol kemenangan bagi Jerman pada menit ke-113.

Baca: Nikita Mirzani Menangis Ceritakan Proses Berhijrah hingga Kontroversi Produce 48

4. Kroasia Jadi Negara Ke-13 yang Berhasil Tampil di Final Piala Dunia

Ekspresi gelandang dan kapten Kroasia, Luka Modric, setelah timnya lolos ke final Piala Dunia 2018 dan mengalahkan Inggris di Stadion Luzhniki, Kamis (12/7/2018).
Ekspresi gelandang dan kapten Kroasia, Luka Modric, setelah timnya lolos ke final Piala Dunia 2018 dan mengalahkan Inggris di Stadion Luzhniki, Kamis (12/7/2018). (HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA)

Timnas Kroasia sukses mencatatkan sejarah baru di ajang Piala Dunia dengan mampu melangkah ke final pada edisi 2018 setelah sukses menyingkirkan Inggris.

Keberhasilan ini membuat timnas Kroasia sukses melangkahi catatan terbaik yang pernah dilakukan para pendahulunya di Piala Dunia 1998 dengan menembus babak semifinal.

Timnas Kroasia yang saat itu masih diperkuat Davor Suker dkk secara mengejutkan mampu melangkah ke semifinal sebelum disingkirkan tuan rumah Prancis dengan skor 1-2.

Kesuksesan ini membuat timnas Kroasia menjadi negara ke-13 sepanjang sejarah Piala Dunia yang berhasil melaju hingga ke babak final.

Baca: Enggan Jenguk di Penjara, Ini Nasehat Haji Lulung untuk Ahok Jika Bebas Agustus 2018

Dikutip dari BolaSport.com, ke-12 negara yang sudah terlebih dahulu tampil di final Piala Dunia adalah Jerman (8 kali), Brasil (7), Italia (6), Argentina (5), Prancis (3), Belanda (3), Uruguay (2), Cekoslovakia (2), Hungaria (2), Inggris, Spanyol, dan Swedia.

5. Mainkan 3 Laga Extra Time Berturut-turut

Kebangkitan Kroasia adalah kali ketiga secara berturut-turut yang berhasil dilakukan timnas Kroasia pada fase gugur Piala Dunia 2018.

Timnas Kroasia selalu tertinggal terlebih dahulu pada fase gugur Piala Dunia 2018 saat berhasil menyingkirkan Denmark, Rusia, dan juga Inggris.

Keberhasilan ini juga membuat timnas Kroasia mampu menjadi tim pertama yang melangkah ke babak berikutnya setelah menghadapi 3 laga yang harus memainkan babak tanbahan waktu 2x15 menit.

Sebelumnya, ada tiga negara yang juga sempat melakoni 3 laga berdurasi 120 menit pada fase gugur di ajang Piala Dunia.

Mereka adalah Belgia (Piala Dunia 1986), Inggris (1990), dan Argentina (2014).

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved