Pria India Rela Potong Kuku Tangan 9 Meter Miliknya, Soal Kesehatan Jadi Alasan, ‘Ada Rasa Terbakar’

Shridhar Chillal (82) memegang rekor Guiness World Record untuk total kuku terpanjang hanya pada satu tangan.

Pria India Rela Potong Kuku Tangan 9 Meter Miliknya, Soal Kesehatan Jadi Alasan, ‘Ada Rasa Terbakar’
dailymail.co.uk
Shridhar Chillal (82) memegang rekor Guiness World Record untuk total kuku terpanjang hanya pada satu tangan. 

Shridhar juga mengalami penolakan dari para perempuan dan keluarga mereka karena kukunya dianggap kotor.

Baca: Diungkap Roby Satria, Regina Poetiray Tak Gantikan Momo, Inilah Posisinya di Band Geisha

Namun, Shridhar bisa menikahi saudari ipar kakak laki-lakinya pada usia 29 tahun.

Karena kukunya yang teramat panjang, Shridhar juga mengaku merasakan sakit dan ada sensasi 'terbakar' saat kukunya terseret di lantai atau tanah setiap kali ia berjalan.

Selain itu, Shridhar mengaku memotong kukunya itu adalah keputusan yang sangat sulit.

Namun, ketika mengetahui museum Ripley's Believe It or Not akan menyimpan dan menjaga kukunya, Shridhar menyadari, ia telah mengambil keputusan yang tepat.

Baca: Fahri Hamzah Khawatir Jika Lalu Muhammad Zohri Ditawari Jadi PNS, ini Alasan hingga Harapannya

Dalam postingannya di Instagram, pihak Guiness World Records menuliskan, "Akhir dari sebuah era. Setelah 66 tahun, Shridhar Chillal dari India memotong kuku jarinya yang sangat panjang - yang sekarang akan dipajang di @ripleysbelieveitornot di Times Square, New York, AS."

"Kuku Shridhar pertama kali dicatatkan pada bagian Stop Press dari buku rekor kami tahun 1979."

"Kuku itu tidak dipotong sejak tahun 1952."

"Karena telah tumbuh selama bertahun-tahun dan semakin berat, tangan kiri Shridhar mengalami cacat permanen; dia tidak bisa membuka tangannya dari posisi menggenggam atau menekuk jari-jarinya." (TribunTravel.com/Rizkianingtyas Tiarasari)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Panjangkan Selama 66 Tahun hingga Sepanjang Badan Bus, Pria India Relakan Kuku Tangannya Dipotong.

Editor: Ani Susanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved