Tanaman Diserang Penyakit, Petani Tembakau di Tuban Terancam Merugi

Petani tembakau di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kini terancam merugi, dengan adanya penyakit yang menyerang tanaman mereka.

Tanaman Diserang Penyakit, Petani Tembakau di Tuban Terancam Merugi
SURYA/DAVID YOHANES
Seorang buruh petik tengah memetik daun tembakau yang sudah menua 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petani tembakau di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kini terancam merugi, dengan adanya penyakit yang menyerang tanaman mereka.

Jenis penyakit yang kerap disebut Kerdil ini menyerang daun dan menghambat pertumbuhan batang tembakau, hingga mengancam panen.

Sampai sekarang, jenis penyakit ini pun belum juga ditemukan obat atau penangkalnya.

Hal itu dialami petani tambakau di sekitar Lapangan Migas Tapen, di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori.

Salah seorang petani tembakau, Ratmo (50) mengatakan, bingung mengatasi penyakit kerdil yang kini menyerang tanaman miliknya.

Baca: Identifikasi Lengkap Calon Jemaah, Asrama Haji Sukolilo Surabaya Terapkan Pemeriksaan Biometri

Menurut dia, jenis penyakit ini beda dengan serangan ulat. Sebab, jika ulat cukup disemprot dengan bahan kimia maka akan hilang penyakitnya. Namun ini berbeda.

"Kerdil ini menyerang daun sampai pangkal langsung menggulung dan berdampak daun keriput, ini tentu mengancam petani tembakau," ujarnya kepada wartawan, Senin (16/7/2018).

Ditambahkan dia, jika penyakit kerdil ini banyak menyerang tanaman tembakau, maka tentu daunnya banyak yang rusak. Sehingga mempengaruhi harga jual.

Hampir tembakau yang ditanam di atas lahan seluas satu hektar itu, kebanyakan ujung daunnya keriput. Ini tembakau juga baru berusia sekira satu bulan sejak ditanam.

"Kalau kena penyakit kerdil, kita menjualnya ditumpuk agar tak terlihat keriputnya. Kita ingin tahu apa obatnya," harap petani setempat itu.

Baca: Angkut 100 Ton Pupuk, KLM Sinar Timur Terbakar di Pelabuhan Gresik, Petugas Amankan Kapal Lain

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved