4 Hari Gelar Pameran, Pamerindo Targetkan 6 Ribu Pengunjung di Grand City Surabaya

PT Pamerindo Indonesia, menargetkan 6.000 pengunjung di gelaran Pameran Manufacturing Surabaya (MFS) di Grand City Mall and Convex

4 Hari Gelar Pameran, Pamerindo Targetkan 6 Ribu Pengunjung di Grand City Surabaya
istimewa
Pameran Manufacturing Surabaya (MFS) 2018 selama 4 hari di Grand City Mall and Convex Surabaya 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Pamerindo Indonesia, menargetkan 6.000 pengunjung di gelaran Pameran Manufacturing Surabaya (MFS) 2018 selama 4 hari di Grand City Mall and Convex Surabaya.

Optimistis ini timbul karena di tahun ini peminat ajang pamer manufacturing tersebut diikuti oleh 21 negara yang juga memamerkan produk-produk baru invoatifnya.

Maysia Stephanie, Project Director Pamerindo Indonesia mengatakan, MFS kali ini mengadirkan produk-produk inovatif baru yang cukup diminati oleh perusahaan-perusahaan berkembang.
Diantaranya ada yang memamerkan mesin yang tenaganya didorong oleh energi dari air, ini merupakan terobosan cukup menarik.

Inovasi terbaru wajib dipamerkan di ajang ini, sebab di segmen manufacturing juga perkembangannya tak kalah dengan segmen IT ) Information Technology).

"Sebab kebutuhan hardware atau perangkat keras atau bahkan alatalat berat industrial merupakan kebutuhan yang tak bisa ditunda lagi. Dan yang cukup menarik di ajang kali ini, ada produk machinary yang ditenagai oleh energi air, ini merupakaninovasi yang menarik,” kata Maysia kepada Tribunjatim.com, Rabu (18/7/2018).

Obor Asian Games Bakal Disemayamkan di Balai Kota Malang

Pameran yang selalu disajikan oleh Pamerindo imbuh Maysia, selalu identik dengan aktualisasi produk-produk alat berat atau industrial machinary.

Tidak menutup kemungkinan, Pamerindo bakal juga menggelar pameran di bidang software atau produk IT nantinya di Indonesia, kendati sudah melaksanakannya di lokasi tertentu.

Apalagi setiap event selalu memamerkan produk-produk industrial atau alat-alat berat seperti kaintannya dengan listrik, air dan kelautan.

"Tapi kami terbuka, dan tak menutup kemungkinan depannya kami juga akan kerap menggelar pameran produk-produk perangkat lunak (software) misalnya dengan produk IT atau kaitannya dengan akses teknologi data. Dan saat ini pun terbukti, bahwasanya saat ini kita juga menggandeng PT Kawan lama Sejahtera, perushaan di bidang perdagangan elektronik yang kini sudah merambah pada segmen digitalisasi dengan membesut mobile application Kawanlama.com,” papar Maysia.

Capai Transaksi 500 juta perbulan

Tony Sartono, Komisaris PT Kawan Lama Sejahtera mengungkapkan, sistem transaksi bisnis pada kawanlama.com ini mengusung system B2B (Business to Business). Yakni menganut sistem transaksi via online namun pembayarannya tetap menerapkan sistem offline.

Nginap di Hotel Bertarif Mulai Rp 4,6 Juta per Malam, Intip Potret Liburan Maia Estianty di Langkawi

“Memang untuk mobile application kawanlama.com ini masih baru dan masih butuh penajajakan karena menggunakan pemesanan barang via online. Hingga saat ini kontribusi dari transaksi online kawanlama.com masih mencapai sekitar 5 persen. Namun, yang masih mendominasi transaksi kawanlama cenderung didominasi sistem offline yang berkontriusi sekitar 95 persen dari total omset,” kata Tony.

Hingga kini, total omset PT Kawan Lama Sejahtera telah disumbang sekitar 80 persen dari segmen retail, sedangkan sisanya diduduki oleh segmen industrial yang mencapai angka 20 persen.

Untuk menangani pekerjaan tersebut, PT Kawan Lama Sejahtera memiliki gudang di Cikarang yang luasnya mencapai 24 ha, sedangkan di area Juanda dan Sidoarjo memiliki luas 10 ha.

Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved