Tolak Alokasi 70 M Untuk JLS, Aktivis PMII Berunjuk Rasa di DPRD dan Pemkab Tuban

Belasan aktivis PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (24/7/2018).

Tolak Alokasi 70 M Untuk JLS, Aktivis PMII Berunjuk Rasa di DPRD dan Pemkab Tuban
M Sudarsono/Surya
Aktivis PMII unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Tuban, mereka menolak alokasi Rp 70,4 Miliar untuk JLS 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Belasan aktivis PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (24/7/2018).

Aksi mahasiswa tersebut dilakukan di dua tempat, yaitu di kantor Pemkab Tuban dan gedung DPRD setempat.

Dalam aksinya, aktivis yang identik seragam jas biru itu mengkritik rencana Pemkab yang akan mengalokasikan anggaran puluhan miliar untuk pembangunan fisik jalur lingkar selatan (JLS) atau ring road yang telah ditetapkan Kebijakan Umum Anggaran ( KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2019.

"Kita menolak KUA PPAS 2019, yang mengalokasikan Rp 70,4 Miliar untuk JLS," kata Ketua PC PMII Tuban, Habib Mustofa kepada wartawan.

Dia menjelaskan, dengan adanya kebijakan tersebut, maka komitmen Pemkab dipertanyakan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di wilayahnya. Sebab, angka kemiskinan masih tinggi.

Pemkab Tuban Klaim Jalur Lingkar Selatan Bisa Kurangi Angka Kemiskinan

Padahal, seharusnya Pemkab tidak perlu mengalokasikan anggaran dari APBD 2019, karena berdasarkan komitmen Pemkab hanya ditugasi untuk membebaskan lahan, bukan membangun fisik.

"Kita tolak rencana alokasi anggaran tersebut, itu tidak menyelesaikan masalah tingkat kemiskinan," pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban menyebut, pada tahun 2017 angka kemiskinan berada di kisaran 16,87 persen. Prosentase itu mengalami penurunan tipis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sekitar 17,14 persen. Kabupaten Tuban juga masih menduduki peringkat nomor 5 daerah termiskin dari 38 Kabupaten/ Kota di Jawa timur.(nok)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved