Breaking News:

Subdenpom Lamongan Lakukan Razia di Kafe-kafe

Setidaknya langkah itu dilakukan oleh Subdenpom Lamongan yang merazia sejumlah kafe di Lamongan. Puluhan aparat Subdenpom dilibatkan untuk mengecek

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
Surya/hanif manshuri
Petugas Subdenpom saat memeriksa pengunjung kafe, Rabu (25/7) tadi malam. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Banyaknya informasi masyarakat sipil yang mengenakan atribut TNI membuat benteng negara bereaksi.

Setidaknya langkah itu dilakukan oleh Subdenpom Lamongan yang merazia sejumlah kafe di Lamongan.

Puluhan aparat Subdenpom dilibatkan untuk mengecek para pengunjung kaum Adam, Rabu malam (25/7/2018).

"Ada banyak laporan warga sipil yang memakai atribut TNI dan bahkan ada mengaku TNI," kata
Komandan Subdenpom Lamongan, Lettu CPM Dwi Indera Artiman kepada wartawan, tadi malam.

Datangi Polresta Malang, Pia Wulandari Tuntut Pelaku Editan Foto Viralnya Minta Maaf Secara Terbuka

Pihaknya manggelar razia karena kerap mendapati dan menerima laporan tentang banyaknya warga sipil yang menggunakan atribut TNI. Bahkan, katanya, tak jarang mereka mengaku-ngaku sebagai anggota TNI.

Ia tidak ingin atribut TNI disalahgunakan untuk kepentingan lain yang bertentangan dengan hukum dan bisa mencoreng kesatuan.

Razia dengan sandi Operasi Waspada Wira Clurit ini juga merupakan perintah Pangdam V Brawijaya untuk menangkap anggota TNI, khususnya angkatan darat yang kedapatan memasuki tempat hiburan malam.

"Kami menjalankan perintah dari atasan untuk mengetahui adakah anggota yang memasuki tempat hiburan malam,” kata Rifan.

Petugas Subdenpom ini memasuki satu persatu sejumlah cafe di Lamongan. Sasarannya juga mencari anggota TNI yang indisipliner yang mendatangi tempat hiburan malam, atau terlibat narkoba.

Meski sudah disisir, razia semalam tidak mendapatkan anggota TNI di tempat hiburan. Meski warga pengunjung tempat hiburan tidak luput dari pemeriksaan.

Mulut Dilakban dan Dibawa Orang Tak Dikenal, Bocah 11 Tahun di Sidoarjo Berontak dan Berhasil Kabur

Sejumlah tempat hiburan malam di Lamongan ini dirazia, namun ramuan.
Tidak ada anggota TNI atau anggota Polri, yang berada di tempat hiburan malam. Petugas juga tidak menemukan narkoba, maupun senjata tajam yang dibawa pengunjung.

Selain melakukan pengawasan anggota TNI, operasi Waspada Wira Celurit ini juga membantu kepolisian dalam rangka keamanan dan ketertiban masyarakat di Lamongan.

Dwi menambahkan, razia akan dilaksanakan rutin dengan pola hari dan waktu secara acak.(Surya/Hanif Manshuri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved