Ibadah Haji 2018

Aksi 16 CJH Ilegal Lumajang Terbongkar Sesaat Jelang Berangkat, Palsu Buku Nikah dan Peran KBIH ini

Peran KBIH ini dan pemalsuan buku nikah jadi bumbu terbongkarnya aksi 16 CJH ilegal Lumajang sesaat jelang berangkat.

SURYA/SANY EKA PUTRI
Ilustrasi calon jemaah haji saat mendapat pembekalan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 16 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang nekat memalsukan dokumen demi bisa berangkat haji tahun 2018. Selain buku nikah, para jemaah itu juga memalsukan dokumen lain sehingga seolah-olah menjadi saudara dan suami CJH lain.

Kabid Penyelenggara Ibadah Haji Kemenag Jatim Faridul Ilmi awalnya tidak percaya dengan kenekatan belasan CJH Lumajang itu. Bagaimana mungkin bukan istrinya diaku istrinya dan keluar buku nikah.

Namun jemaah perempuan yang bersangkutan tidak tahu menahu. "Saat dicek di KUA Lumajang ternyata tidak pernah mengeluarkan buku nikah itu. Saat ini sedang kami cek dan verifikasi terus," kata Faridul, Jumat (27/7/2018).

BREAKING NEWS - Terungkap, Belasan CJH dan Petugas Asal Lumajang Palsukan Dokumen, Modusnya Licin

Kisah Perjuangan Warti, Penjual Capar di Magetan yang 38 Tahun Menabung Untuk Bisa Naik Haji

Terkuaknya 16 CJH yang nekat memalsukan dokumen itu bermuka ketika CJH lain curiga. CJH lain ini tidak lain adalah jemaah satu kampung yang mendaftarnya sama. Mereka otomatis akan berangkat di waktu yang sama.

Jemaah ini pun melapor ke Kemenag Lumajang hingga ditelusuri. Hasilnya benar, ada 16 CJH dan petugas KBIH akan menjadi CJH gelap yang akan berangkat bersama kloter 31 dan 32.

Namun sebelum berangkat, ulah jemaah yang nekat memalsukan dokumen itu terbongkar. Faridul menduga bahwa pemalsuan dokumen itu bekerja sama dengan KBIH.

BKSDA Kembali Sita Buaya Muara Milik Warga Jember, saat Dievakuasi Tegang dan Meronta-ronta

Sebanyak 16 calon jemaah haji (CJH) termasuk tim pemandu haji daerah (TPHD) ketahuan mengantongi dokumen palsu.

Mereka tiba-tiba bisa berangkat tahun ini. Padahal banyak yang mengetahui kalau belasan CJH itu belum saatnya berangkat. Ternyata ditemukan praktik rekayasa terkait dokumen haji sehingga mereka masuk porsi naik haji tahun ini.

"Karena ketahuan ada rekayasa, kami kembalikan mereka ke porsi awal. Rekayasa dokumen itu ternyata dilakukan oleh salah satu KBIH di sana," terang Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jatim Faridul Ilmi kepada surya.co.id, Jumat (27/7/2018).

Lama Menjomblo, Remaja di Mojokerto Nekat Jadi Polisi Gadungan Untuk Dapatkan Pacar Cantik

Faridul juga kaget dengan aksi nekat tersebut. Belum diketahui bagaimana bisa terjadi persekongkolan atau kongkalikong antara KBIH dengan CJH yang bersangkutan sehingga 16 jemaah ini masuk kloter Lumajang tahun ini.

Kabupaten Lumajang mausk kloter 31 dan 32 Embarkasi Surabaya. Dua kloter ini akan terbang ke Tanah Suci pukul 14.00 siang ini dan dini hari nanti. "Nanti habis Jumatan detailnya saya sampaikan," kata Faridul.

Namun pria yang juga Sekertaris PPIH Embarkasi Surabaya ini memastikan bahwa dokumen yang direkayasa salah satunya adalah buku nikah. Belasan jemaah itu membuat buku nikah baru seolah olah mereka adalah suami istri dan saudara.

Kisah Viral : Indrawati, Mamae Kucing Sang Juru Penolong Puluhan Kucing Liar di Pasar

Para CJH itu mengantongi buku nikah atau KK sehingga seolah-olah mereka adalah suami istri dan saudara. Modus ini dipakai karena untuk mengisi CJH penggabungan.

Setiap CJH yang sudah sepuh atau seorang istri berhak didampingi saudara atau suami saat naik haji. Dalam aturan dibolehkan asal mereka sudah mendaftar. Namun oleh CJH Lumajang itu direkayasa sedemikian rupa sehingga seolah-olah mereka masuk CJH penggabungan.

"Semua dikakukan dengan kerja sama ke salah satu KBIH di Lumajang. Sudah diambil tindakan dan 16 CJH ditunda sesuai porsinya," tegas Faridul. (Surya/Faiq)

Gerhana Bulan Total di Surabaya Akan Berlangsung Enam Jam

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved