Baru Bebas Selama Beberapa Detik, Pussy Riot Si Penyusup Final Piala Dunia 2018 Kembali Ditangkap

Band punk Pussy Riot yang mengaku sebagai aktivis dan feminis ini tak ada kapok-kapoknya merasakan jeruji besi. Gara-gara apa kali ini?

Baru Bebas Selama Beberapa Detik, Pussy Riot Si Penyusup Final Piala Dunia 2018 Kembali Ditangkap
AFP/Mladen Antonov
Anggota kelompok Pussy Riot, diaman oleh petugas keamanan pada pertandingan final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki di Moskwa, Rusia, Minggu (25/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM - Final Piala Dunia 2018 sempat diwarnai aksi menyusup Pussy Riot.

Anggota band punk Pussy Riot yang merupakan Anti-Putin ini tiba-tiba masuk ke dalam lapangan.

Alhasil, laga final Perancis vs Kroasia pada Minggu (15/7/2018) lalu itu sempat terhenti sementara.

Saat SBY Cerita Hubungan Cintanya dengan Ani Yudhoyono, Ia Disebut Salah Pilih Teman Oleh Sang Ayah

Mereka berlarian sambil tertawa saat petugas keamanan mengejar mereka untuk mengamankan.

Salah satu dari penyusup bahkan sempat tos dengan penyerang muda Perancis, Kylian Mbappe, sebelum ditangkap dan dikeluarkan dari lapangan.

Dalam rilis yang disampaikan di Twitter, Pussy Riot memberikan enam poin keinginan mereka melalui aksi penyusupan di laga final.

Pussy Riot.
Pussy Riot. (AFP/MLADEN ANTONOV)

Alasan Soekarno Pilih 17 Agustus 1945 Jadi Hari Kemerdekaan, Kesucian Jadi Faktor Utamanya

1. Bebaskan semua tahanan politik.

2. Berhenti penjarakan orang demi propaganda media sosial.

3. Hentikan penangkapan ilegal selama aksi demonstrasi berlangsung.

4. Perbolehkan segala bentuk kompetisi politik.

Halaman
1234
Penulis: Cindy Dinda Andani
Editor: Ani Susanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved