Geledah Rumah AR Terduga Teroris di Jember, Densus 88 Amankan Dua Barang Bukti Penting ini

Tim Densus 88 mengamankan dua barang bukti penting saat geledah rumah AR, terduga teroris di Jember.

Geledah Rumah AR Terduga Teroris di Jember, Densus 88 Amankan Dua Barang Bukti Penting ini
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Rumah terduga teroris di Perumahan Istana Tegal Besar Jember yang digeledah Tim Densus 88, Kamis (2/8/2018) lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebuah rumah yang berada di Perumahan Istana Tegal Besar, Kabupaten Jember didatangi dan digeledah oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kamis (2/8/2018).

Kedatangan Tim Densus secara sembunyi-sembunyi tersebut tidak banyak ditketahui warga dan ak terendus oleh media. Baru pada Minggu (5/8/2018) hal itu ramai dibicarakan.

Informasi dari warga setempat mengatakan, rumah yang digeledah di Perumahan Istana Tegal Besar adalah rumah kontrakan yang ditinggali AR bersama dengan istri dan 3 anaknya.

Dari rumah terduga teroris tersebut, Tim Densus 88 menyita sejumlah barang bukti, diantaranya laptop, handphone dan beberapa barang lainnya.

"Benar mas ada Penggeledahan pada kamis sore sekitar jam 3, saat itu saya didatangi intel polres Jember yang saya kenal, untuk ikut rapat, setelah saya bilang iya, intel tersebut langsung menghubungi orang melalui telepon, dan bilang siap ndan, bisa dilaksanakan, lalu saya di ajak ke rumah AR untuk menjadi saksi penggeledahan,” ujar Nur Cahyo, ketua RT di perumahan Istana Tegal Besar, saat dikonfirmasi, Minggu (5/8/2018).

Menurut Cahyo, saat itu ada puluhan petugas bersenjata lengkap yang datang ikut penggeledahan rumah yang dikontrak AR beberapa jalan masuk juga dijaga petugas.

“Saat itu, saya disuruh menjadi saksi penggeledahan rumah AR, awalnya 5 orang permisi masuk dan dibukakan pintu oleh istri AR, kemudian petugas langsung mengamankan barang-barang senjata tajam yang ada mulai gunting, pisau dan sabagainya, setelah itu 15 petugas masuk melakukan penggeledahan di rumah AR,” jelas Nur Cahyo, mencoba menceritakan apa yang diingatnya.

Informasi yang di himpun dari Nur Cahyo, AR diamankan anggota Densus 88 di Jl Wahid Hasyim Kelurahan Kepatihan saat menjajakan bakso menggunakan sepeda motor pada kamis kemarin.

Kondisi rumah AR saat ini sepi tak berpenghuni. Hanya ada sepasang sandal di depan pintu, saat di ketuk pintunya juga tidak ada jawaban, hanya di dalam rumah terlihat kursi, magic kom dan beberapa barang lainnya.

“Kosong mas gak ada orang” ujar tetangga AR yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat di konfirmasi terkait adanya terduga teroris yang ditangkap di Jember, masih enggan untuk angkat bicara beri keterangan. (Surya/Erwin Wicaksono)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved