Breaking News:

Gempa Lombok, Basarnas Mataram Sebut Korban Luka Sekitar 20 Orang sebab Tertimpa Reruntuhan Bangunan

BMKG menyatakan gempa Lombok memunculkan potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur.

Editor: Edwin Fajerial
KOMPAS TV
Beberapa masyarakat Lombok yang mengungsi ke area terbuka pasca gempa bumi 

TRIBUNJATIM.COM, LOMBOK - Humas Basarnas Mataram, Agus Ichi mengatakan telah menerima laporan jika sekitar 20 orang terluka di Mataram akibat terkena reruntuhan bangunan pasca gempa bumi.

"Untuk yang meninggal kami belum mendapatkan informasi," kata Agus Ichi ketika diwawancarai Kompas TV, pada Minggu (5/8/2018). 

Saat ini, Basarnas dengan berkekuatan 50 orang telah dibagi menjadi 4 tim untuk berpatroli.

"Kami fokus di Lombok Timur dan Lombok Utara," kata dia.

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa Lombok

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di luar bangunan.

"Jangan dulu masuk ke dalam-dalam bangunan karena masih ada gempa susulan," ujarnya yang menyatakan baru saja telah terjadi gempa susulan. 

Selain itu, masyarakat tidak perlu panik.

"Silahkan berada di tempat pengungsian yang berada di luar ruangan," kata dia. 

Akibat Gempa Lombok NTB Terasa Sampai Jember, Lampu Rumah sampai Bergoyang

Sebelumnya, BMKG menyatakan gempa Lombok memunculkan potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada.

BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.

Gempa dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved