Breaking News:

Kampus di Surabaya

Pasca Gempa Lombok, ITS Surabaya akan Kirim Tim ke NTB untuk Evaluasi Rumah Terdampak Gempa

Institut Teknolog Sepuluh Nopember berencana kirim tim Departemen Teknik Sipil ITS untuk evaluasi renovasi bangunan dampak Gempa Lombok

Kompas.com
Turis mancanegara di gempa Lombok 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bencana Gempa Bumi di Lombok NTB pada Minggu (5/8/2018) menyta perhatian banyak pihak.

Institut Teknolog Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tak mau ketinggalan memberikan bantuan.

Mereka berencana kirim tim gabungan dari Departemen Teknik Sipil ITS guna membantu masyarakat setempat yang terdampak.

Tim gabungan ini nantinya akan mengidentifikasi rumah warga setempat untuk dilakukan renovasi kembali.

(2.973 Orang Telah Dievakuasi dengan 9 Kapal dari Tiga Gili Akibat Gempa Bumi di Pulau Lombok)

(Daftar Tunggu Haji di Jatim Tembus 22 Tahun, Tak Ada Perbedaan Dari Banyuwangi Hingga Pacitan)

"Tim Gabungan yang akan dikirimkan ini merupakan bagian dari Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBPI) ITS," ujar Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD selaku Ketua Lab Beton Teknik Sipil ITS pada Senin (6/8/2018)

Rencananya, dari 10 orang yang berada di PSKBPI ITS akan ada empat orang yang akan terjun langsung ke lapangan.

Keempatnya yakni Ir Faimun MSc PhD, Dr Wahyuniarsih, Dr Endah Wahyuni dan Chandra Irawan ST MT.

Dosen yang biasa disapa Probo ini menjelaskan, tugas Tim Gabungan ITS ini nantinya membantu masyarakat setempat untuk mengevaluasi rumah-rumah mereka.

Akan dipetakan mana rumah yang masih layak huni, rumah yang harus diperkuat dan mana rumah yang berbahaya atau sudah tidak boleh ditempati.

(Kawal LRT Palembang Selama Asian Games di Palembang, PT INKA Kirim 50 Tim Teknis)

(BNN Surabaya Tangkap Tiga Pengedar Sabu, Ketiganya Masuk Jaringan Napi Lapas Madiun dan Pamekasan)

Tim Gabungan ITS ini rencananya akan diberangkatkan secepatnya pada Rabu (8/8) besok, karena saat ini pihak ITS masih menunggu konfirmasi pasti dari pihak Universitas Mataram untuk mendampingi.

“Pihak Unram saat ini masih berfokus dengan keluarga mereka masing-masing di sana, kita (tim ITS) akan terjun selama tiga hingga empat hari di sana,” tambah Probo.

(Sudah 12 Tahun Pembayaran Ganti Rugi Tak Sepenuhnya Beres, Warga Trauma Pengeboran Lapindo)

(BNN Surabaya Tangkap Tiga Pengedar Sabu, Ketiganya Masuk Jaringan Napi Lapas Madiun dan Pamekasan)

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved