500 Peserta Bersaing di Lomba MTQ di Kota Kediri

Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Kediri digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta, Selasa

500 Peserta Bersaing di Lomba MTQ di Kota Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Ratusan peserta mengikuti lomba MTQ tingkat Kota Kediri di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Selasa (7/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Kediri digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta, Selasa (7/8/2018).

Pembukaan MTQ dilakukan Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri Zuhri, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil serta dewan hakim MTQ dan panitia Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Kediri.

Pada acara itu Wawali yang biasa disapa Ning Lik juga mengukuhkan 9 dewan hakim perwakilan dari 9 cabang perlombaan yakni tartil anak, tilawah anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, MHQ 10 juz, MHQ 20 Juz, MHQ 30 Juz, fahmil Quran beregu, syarhil Quran beregu, khot, Quran naskah, dekorasi dan hiasan mushaf.

Lomba MTQ diselenggarakan mulai dari 8 - 10 Agustus 2018 di ruang Joyoboyo, Ruang Kilisuci dan masjid Al Bina’i Balai Kota Kediri.

Selam 100 Hari Penyidik KPK Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Bupati Mojokerto

Ning Lik menyampaikan rasa bangga dan bahagia kepada para peserta.

"Kalian semua adalah generasi penerus yang betul-betul membawa Al Quran. Kami berharap, nantinya akan ada yang mewakili Kota Kediri baik di tingkat kota, provinsi, nasional maupun tingkat internasional,” ujarnya.

Diungkapkan, Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya meningkatkan kenyamanan dalam beribadah melalui renovasi masjid dan mushala.

“Fasilitas-fasilitas beribadah baik itu mushala dan masjid yang ada di Kota Kediri akan terus berbenah dalam hal pembinaan bagi calon-calon wakil Musabaqah Tilawatil Quran dari Kota Kediri,” terangnya.

Pasca Gempa Bumi, Citilink Tambah Extra Flight Penrebangan Lombok - Surabaya

Ning Lik yang juga menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota kediri mengajak seluruh hadirin bersama-sama mengembangakan LPTQ.

”Saya minta masukan dari panjenengan semua bagaimana sebaiknya para qori-qoriah, para hafidz dan juga hafidzoh, para mufassir-mufassiroh betul-betul bisa menjadi juara di tingkat provinsi, nasional maupun tingkat internasional,” harapnya.(dim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved