Pilgub Jatim 2018

Khofifah Ingin Ada Theme Park di Jember, Mulai Jajaki Cari Investor

Sektor pariwisata menjadi hal yang ingin segera digarap oleh Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah Ingin Ada Theme Park di Jember, Mulai Jajaki Cari Investor
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) dalam syukuran kemenangan Pilgub Jawa Timur, Minggu (29/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Sektor pariwisata menjadi hal yang ingin segera digarap oleh Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa.

Jika di Banyuwangi banyak didukung dengan wisata alam mulai pantai dan juga pegunungan dan pulau kecil, maka Khofifah ingin ada pertumbuhan wisata baru di Jember.

Hal ini sejalan dengan konsep Khofifah yang ingin membuat segitiga pariwisata di Jember-Situbondo-Bondowoso.

"Di Jember saya ingin ada theme park, yaitu konsep taman hiburan tematik, seperti yang ada di Malang. Sebab saya ingin ada segitiga wilayah wisata baru. Situbondo kan sudah ada Baluran, lalu di Bondowoso ada Ijen, nah di Jember saya ingin ada Theme Park," kata Khofifah usai berkunjung ke Ponpes Darussalam Banyuwangi, Selasa (7/8/2018).

Ibu Mertua Tasya Kamila Ternyata Sosok Sosialita, Berteman dengan Sederet Artis Tanah Air Ini

Jika taman hiburan tematik atau theme park ini berhasil didirikan maka wisatawan akan memiliki pilihan paket wisata. Sehingga paling tidak akan tinggal di tiga daerah itu selama dua hari untuk bisa ke Jember, Situbondo dan Bondowoso.

Untuk bisa merealisasikan idenya itu, dengan APBD Rp 30 trilliun, dikatakan Khofifah akan berat. Sebab dengan anggaran tersebut banyak yang lebih baik disalurkan untuk kebutuhan wajib yang lain.

Oleh karenanya, wanita mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini mulai menjajaki sistem kerjasama pemerintah dengan badan usaha atau swasta.

Ia bahkan mengaku sudah mulai berbicara dengan sejumlah investor menawarkan pengembangan di wilayah Jember. Dan ternyata ada beberapa yang berminat.

"Ada yang berminat. Dia juga pendidikan theme park di Malang. Saya sudah tanya apa nggak ingin ekspansi. Dia bilang ingin tapi bilangnya masih cari lahan, ya saya bilang di Jember saja," ulas Khofifah.

Menggandeng sektor swasta atau publik private partnership (PPP) dikatakan sangat mungkin dilkukan mengingat anggaran Pemprov yang memang tidak banyak. Ia berharap sistem ini juga bisa berhasil mengembangkan pariwisata di kawasan Jember.

Ada Transaksi Sabu di Taman Bungkul, Risma Imbau Warga Surabaya Laporkan Jika Ada Kejadian Serupa

Nanti untuk membuka sistem PPP bisa dilakukan feasibility studi dan ditawarkan ke pasar investor. Sistem semacam lelang ini juga akan adil dan terbuka serta dibolehkan secara hukum administrasi negara.

Lebih lanjut disebutkan Khofifah bahwa kalau ingin membuat theme park di Malang, saat ini kondisinya sudah macet dan padat. Namun jika di Jember, menurutnya potensial.

Terlebih saat ini juga sedang ada program perpanjangan runway di bandar udara yang ada di Jember dari pemerintah pusat.

Yang tentunya akan membuka kesempatan untuk semakin banyak maskapai pernerbangan yang menyediakan engine menuju dan terbang dari Jember.

"Hari ini kalau kita ingin mengangkat ekonomi daerah dengan cepat maka caranya ya dari pengembangan pariwisata. Selain tahun depan akan mengucurkan program perbaikan infrastruktur di 52 titik wisata, kami juga ingin ada segitiga pariwisata ini," pungkas Khofifah. (Surya/Fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved