Pileg 2019

Nama-nama Bacaleg Sudah Diferifikasi, KPU Jatim akan Saring Sosok yang Berpotensi Langgar Hukum

Tahap verifikasi data usai Pendaftaran Bacaleg dari 16 parpol di Jatim usai dilakukan. KPUD Jatim melanjutkan proses perencanaan dan penyusunan

Tribunnews/Priyombodo
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tahap verifikasi data usai Pendaftaran Bacaleg dari 16 parpol di Jatim usai dilakukan.

KPUD Jatim akan lakukan tahapan selanjutnya, yakni proses perencanaan dan penyusunan yang dimulai dari hari ini, Rabu (8/8/2018) hingga tanggal 12 agustus 2018.

Lalu dilanjutkan penetapan Daftar Caleg Sementara (DCS), dan mempublikasikan hasil DCS ke media massa pada tanggal 13 agustus 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner KPUD Jatim, M Arbayanto, Rabu (8/8/2018).

(Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Manfaat Konsumsi Teh Hitam Sebelum Sarapan)

(3 Pekan Dua Kali Gempa Berpusat Dekat Malang)

Meski sudah diumumkan, nama-nama Bacaleg yang sudah diverifikasi tersebut masih belum aman untuk bisa melenggang maju di Pemilu 2019 nanti.

Kepada TribunJatim.com ia mengungkapkan, publikasi hasil DCS tersebut diharapkan mendapat respon dan tanggapan dari masyarakat tentang DCS tersebut.

"Diharapkan agar masyarakat bisa memberikan tanggapan dan respon mengenai caleg yang sudah dipublikasikan, apakah tersangkut tindak pidana tiga pidana, atau pelanggaran lainnya yang berpotensi TMS (Tidak Memenuhi syarat)," jelas Arbayanto.

Tiga tindak pidana yang dimaksudkan adalah korupsi, bandar narkoba dan asusila terhadap anak.

Tentunya, tanggapan dan respon dari masyarakat tersebut akan diproses dengan spesifikasi tertentu, dan pelapor juga menyertakan identitas yang jelas.

(Indonesia Ditaklukkan Malaysia Saat Laga Uji Coba, Fakhri Husaini Yakin Timnya Menang di Semifinal)

(Sederet Promo 17 Agustus, Diskon Garuda Indonesia Hingga 25% Seluruh Rute Domestik dan Internasional)

"Materi yang ditanggapi berkaitan dengan yang berpotensi TMS kan calon, juga disertakan, jika sudah sesuai secara formil dan materil, sesuai peraturan kami akan menindaklanjuti dan melaporkan kepada partai yang bersangkutan," jelasnya.

Setelah ada laporan, KPUD Jatim memberi kesempatan pihak partai dan juga caleg untuk memberikan tanggapan dan klarifikasi apakah laporan masyarakat itu benar atau tidak.

"Kami juga tidak tinggal diam, kami juga akan melakukan klarifikasi ke pihak terkait seperti instansi atau yang lainnya, apakah tanggapan masyarakat itu sesuai," bebernya.

(Dinsos Situbondo Kirim Anggota Tagan ke Korban Bencana Gempa Bumi di Lombok)

(3 Pekan Dua Kali Gempa Berpusat Dekat Malang)

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved