170 Hektare Tanaman Jagung Diserang Hama Tikus, Petani di Lamongan Gigit Jari

Petani di Kabupaten Lamongan gigit jari, setelah hama tikus menyerang 170 hektar tanaman jagung mereka.

170 Hektare Tanaman Jagung Diserang Hama Tikus, Petani di Lamongan Gigit Jari
SURYA/HANIF MANSHURI
Kondisi tanaman jagung di Kabupaten Lamongan yang diserang hama tikus, Senin (13/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sebanyak 170 hektare tanaman jagung di Kabupaten Lamongan diserang hama tikus.
Akibat serangan hama tikus ini, petani dipastikan mengalami kerugian yang cukup besar.

Karena para petani yang pada musim kemarau ini berharap mendapatkan hasil berlimpah dari tanam jagung, tidak bisa diharapkan lagi.

"Tidak bisa diharapkan lha wong kedahuluan dimakan tikus," kata Enik, salah satu petani di Dusun Blumbang, Desa Dradah, Kecamatan Kedungpring Lamongan, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, jagung yang diserang populasi tikus tersebut berumur mulai 60 hari, yakni saat tanaman jagung mulai berbuah.

"Mulai umur 60-65 sudah diserang tikus. Padahal di usia itu mulai berbuah," ungkapnya.

Serangan hama tikus ini membuat tanaman jagung milik Eni dan para petani lainnya gagal panen. Rata-rata jagung yang baru berbuah itu ludes dimakan tikus.

" Hanya menyisahkan pohon dan bonggol jagung saja," ungkap Ali petani lainnya.

Akibatnya para petani mengalami kerugian yang cukup besar. Kerugian itu dikalkulasi dari pembelian pupuk dan bibit yang ditanam, termasuk upah tenaga saat tanam.

Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar, petani terpaksa menjual batang pohon jagung untuk dijadikan pakan ternak.

Meski dengan harga yang cukup murah, tetap dijual. Minimal untuk membantu biaya tanam dan perawatan kala itu.

Kalau tidak ada musibah dimakan hama tikus, hasil panen rata-rata Rp 1 juta.

Sekarang barang jagung hanya ditawar antara Rp 100 ribu hingga Rp150 saja.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, total ada seluas 170 hektare lahan tanaman jagung yang tersebar di 6 kecamatan mengalami gagal panen karena serangan hama tikus.

Lahan seluas itu tersebar di 6 kecamatan diantaranya, Kecamatan Ngimbang, Sugio, Lamongan, Pucuk, Sukodadi, Kedungpring.

"Luas lahan jagung yang diserang hama tikus itu, 170 hektare lebih," ungkap Riyadi, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan. (Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved