Breaking News:

Anggota Komisi V DPR RI Puji Kinerja PDAM Surabaya dan Kritik Pemerintah Pusat soal Air Umbulan

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo memuji kinerja PDAM Surabaya yang mampu meningkatkan pengolahan kapasitas air sebesar 1.100 liter per detik.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo saat kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Ngagel III PDAM Surabaya Sembada, Selasa (14/8/2018) didampingi Dirut PDAM Surabaya Sembada, Mujiaman, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo memuji kinerja PDAM Surabaya yang mampu meningkatkan pengolahan kapasitas air sebesar 1.100 liter per detik.

PDAM Surabaya mampu meningkatkan pengolahan kapasitas air dari yang semula 9.900 liter per detik menjadi 11.000 liter per detik.

"Hebatnya, mereka tidak membutuhkan dana untuk menaikkan itu, padahal kalau dihitung, termasuk penambahan jaringan itu dibutuhkan dana Rp 800 miliar - 1 triliun," ucap Bambang usai kunjungan ke Instalasi Pengolahan Air Ngagel III PDAM Surabaya Sembada, Selasa (14/8/2018).

Dropping Air dari BPBD Jatim di 8 Kabupaten yang Kekeringan Belum Tersalurkan, Berkas Jadi Persoalan

Tak cukup sampai di situ, politisi dari Partai Gerindra ini mengatakan, saat ini 97 persen wilayah Surabaya sudah tercover oleh jaringan PDAM.

"Tinggal tiga persen, tapi itu sudah dilengkapi dengan master meter. Tiga persen itu penduduk yang rumahnya pada posisi tanah sengketa dan sebagainya, tapi tetap dilayani PDAM dengan baik," kata Bambang.

Master meter adalah semacam tandon di sekitar rumah-rumah warga yang posisi tanahnya masih dalam sengketa, namun master meter tersebut didirikan di tanah yang legalitasnya sudah jelas.

"Yang menjadi kendala sekarang adalah janji dari pemerintah pusat untuk merealisasikan air Umbulan, sampai detik ini jaringan yang dari Umbulan tugas pemerintah pusat belum ada izinnya dan belum direalisasikan dengan baik, la ini sampai kapan," kata Bambang.

Tanggapan Deddy Corbuzier usai Hitam Putih Ditegur KPI, Sebut Joget Vulgar dan Acara Settingan

Padahal proyek tersebut menurut Bambang Haryo sudah berjalan lebih dari 35 tahun.

"Beberapa presiden belum bisa merealisasikan dan bahkan kabinet Pak Jokowi sendiri belum bisa merealisasikan sudah 4 tahun memerintah, nanti akan kita tekankan saya akan menghubungi dirjen cipta karya untuk mempercepat proses ini," lanjutnya.

Menurut Bambang, hal ini menjadi tanggunan beban yang besar karena air Umbulan ini digunakan di 5 daerah yaitu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik.

Selamat Hari Pramuka, Ini 5 Fakta Tentang Pramuka, Mulai Penggagas hingga Lambang Kelapa

"Dan ini sudah diantisipasi oleh PDAM Surabaya, hampir semua jaringannya (di dalam kota) sudah disiapkan tapi yang dari Umbulan malah belum. Air ini kan termasuk kebutuhan pokok masyarakat yang sebenarnya air minum itu harus bisa dinikmati oleh semua warga," pungkasnya.

Yuk subscribe YouTube Channel TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved