Inilah Kronologi Bayi di Pacet Mojokerto Dimasukkan Jok Motor

Sesampainya di Puskesmas Gayaman, bayi tersebut diperika oleh bidan dan dinyatakan kritis. Lalu pihak Puskesmas Gayaman merujuk Bayi itu ke RS Gatoel,

Editor: Yoni Iskandar
ilustrasi bayi 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dari infomasi yang didapat dari pihak kepolisian, sebelum menggugurkan bayi yang dikandung CRH, Ternyata DSL memesan obat penggugur janin Gastrul pasa seorang bidan yang diduga tetangga sekaligus kerabat.

"Bidan tersebut bertugas di Aceh. Obat tersebut dikirim melalui pos dan sampai di tangan pelaku pria 2 minggu sebelum menggugurkan janin," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikhin Fery.

Selang 2 minggu mereka menginap di villa Pacet. Cicik menenggak obat itu sebanyak 5 butir pukul 21.00. selang 12 jam, tepatnya pukul 10.00 CCRH mengalami keguguran.

"Saat keguguran bayi tersebut rupanya masih hidup," jelas Fery.

Nana Mirdad Kecewa Fotonya Dijadikan Iklan Obat Pelangsing, Caranya Mengkritik Malah Banjir Pujian

Mereka pun kalut dan kebingungan melihat bayi tersebut masih hidup. Kedua pasangan itu pun tak tega melihat bayi itu lalu membawanya ke puskesmas Gayaman.

"Karena mungkin mereka bingung pada waktu itu serta tak ingin ketahuan oleh warga maupun pengendara motor, bayi tersebut di masukkan kedalam jok. Kami terus mendalami untuk kepastiannya mengapa mereka tega memasukkan bayi kedalam jok," terang Fery.

Sesampainya di Puskesmas Gayaman, bayi tersebut diperika oleh bidan dan dinyatakan kritis. Lalu pihak Puskesmas Gayaman merujuk Bayi itu ke RS Gatoel, Mojokerto. Namun, nyawa bayi tersebut tak dapat tertolong.

"Jarak antara Villa yang ditempati ke Puskesmas Gayaman memakan waktu 20 menit. Bayi yang berusia 8 bulan tersebut dinyatakan meninggal dunia ketika sampai oleh dokter di RS Gatoel. Pelaku DSL membungkus bayi dengan kaos berwarna biru lalu memasukkannya kedalam jok motor Nmax," terang Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata.

Jihan Audy Sempat Alami Musibah 6 Bulan Lalu, Begini Kabar Pedangdut Cantik Mojokerto Ini Sekarang

Leonardus mengatakan, pelaku wanita sempat melarikan diri. Tetapi pihak kepolisian dengan cekatan berhasil menangkap pelaku.

"Saat ini pelaku perempuan masih di rawat di Rumah Sakit," pungkasnya kepada Tribunjatim.com, Selasa (14/8/2018).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved