Ruko dan Rukan Jadi Pesaing Terbesar Pasar Perkantoran di Surabaya

Keberadaan ruko dan rukan masih menjadi satu di antara pesaing terbesar untuk pasar perkantoran di Surabaya.

Ruko dan Rukan Jadi Pesaing Terbesar Pasar Perkantoran di Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto saat pemaparan Surabaya Property Market di Four Points Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Selasa (14/8/2018). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pada paruh pertama tahun 2018, pasar perkantoran di Kota Surabaya belum bisa bergerak terlalu cepat.

Keberadaan ruko dan rukan masih menjadi satu di antara pesaing terbesar untuk pasar perkantoran di Surabaya.

Ruko dan rukan menawarkan harga sewa lebih murah daripada gedung perkantoran.

Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto mengatakan, rata-rata penyerapan ruang kantor di Surabaya hanya terserap sekitar 14 ribu meter persegi terhitung sejak 2010-2017.

Kata dia, penyerapan ruang kantor di Surabaya pada semester pertama 2018 ini tergolong lambat. Durasi yang lebih lama dalam penyerapan ruang kantor memberikan pengaruh kepada harga jual.

"Namun dalam dua tahun terakhir, tingkat hunian kantor di Surabaya naik, meskipun itu masih tergolong rendah," jelasnya saat pemaparan Surabaya Property Market di Four Points Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Selasa (14/8/2018).

Dijelaskan Ferry, kenaikan permintaan ruang kantor tersebut didorong utamanya oleh bisnis pelayaran, asuransi, dan perbankan dari sisi penyewaan.

"Saat ini tren yang berkembang adalah gedung bisa dijual dan disewa karena developer itu pasti membutuhkan cashflow. Namun yang pasti, itu tergantung kebutuhan," ujarnya.

Sementara dari segi pasok perkantoran di Surabaya, pada semester pertama 2018 tergolong masih relatif kecil. Tercatat, pertumbuhannya hampir 2 persen dengan skala penyerapannya.

"Tetapi, tambahan pasok yang besar nanti bakal terjadi di semester kedua 2018 hingga 2021. Tambahan pasok ruang kantor itu bisa menekan rata-rata tingkat hunian gedung perkantoran di Surabaya," tuturnya.

Catatan Colliers menunjukkan, dari 2018-2021 setidaknya ada 11 gedung perkantoran baru yang menyediakan ruang kantor dengan total lahan seluas 330 ribu meter persegi.

Selama semester pertama 2018, 8 gedung perkantoran baru masih dalam tahap pembangunan. Sementara, 4 gedung perkantoran baru dijadwalkan selesai pengerjaannya hingga akhir 2018 dengan total lahan seluas 65 ribu meter persegi.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved