Breaking News:

Pemkot Surabaya Ambil Sampah 2 RT untuk Diolah oleh Larva, Sebulan Bisa Hasilkan 200 Kg Residu

Sampah makanan sisa nantinya akan diolah dengan larva yang sedang dikembangan oleh Pemkot Surabaya.

Penulis: Nurul Aini | Editor: Edwin Fajerial
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Seorang petugas Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan Surabaya sedang memeriksa larva yang nantinya dipakai untuk mengelola limbah. 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Nurul Aini.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mengambil dua RT di Kelurahan Jambangan untuk memasok sampah makanan sisa.

Sampah makanan sisa itu, nantinya akan diolah dengan larva yang sedang dikembangan oleh Pemkot Surabaya.

Setiap bulan 200 kilogram residu atau kotoran larva dapat dihasilkan dalam proses pengolahan.

Residu Larva inilah yang mempunyai nilai ekonomis, karena bisa dipakai untuk pupuk hingga makanan ternak. 

Setiap hari warga mengumpulkan sampah sisa makanan yang sudah terpisah dari sampah lainnya.

Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Surabaya Mulai Kembangkan Pengolahan Sampah dengan Larva

"Saat ini kami baru coba dua RT yang dekat sini. Sehari saja bisa 0,5 hingga 1,5 ton sampah," kata Khoirun Nisya, Kasie Pemanfaatan Sampah DKRTH Kota Surabaya kepada TribunJatim.com, pada Rabu (15/8/2018).

Larva yang siap akan diletakkan di kotak-kotak yang kemudian diisi makanan berupa limbah makanan sisa dicampur sedikit potongan dedaunan.

Dalam setiap kotak tersebut, dapat menghasilkan 12 kilogram sampah siap pakai berupa residu atau kotoran larva.

Kedepannya DKRTH akan mengembangkan metode tersebut pada Pusat Daur Ulang (PDU) lainnya agar mengurangi sampah masuk tempat pembuangan akhir.

Pemkot Surabaya Jajaki Penggunaan Teknologi Larva untuk Atasi Masalah Sampah

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved