Kondisi Ibu yang Gugurkan Kandungan Sudah Sehat, Kini Diperiksa Polres Mojokerto

Mas'ulah Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto menjelaskan, Cck dirawat sejak Senin (13/8/2018) di ruangan Sriwija

Editor: Yoni Iskandar
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata dan pelaku Dimas Sabhra Listianto menunjukan jok motor tempat menaruh bayi hasil hubungan gelap sesaat usai dilahirkan, Selasa (14/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Cck RH (21) ibu dari bayi yang tewas lantaran di masukkan jok selama 20 menit kondisinya sudah membaik. Cck sapaan akrabnya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polres Mojokerto.

Mas'ulah Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, Mojokerto menjelaskan, Cck dirawat sejak Senin (13/8/2018) di ruangan Sriwijaya.

Hari ini, wanita asal Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto telah diperbolehkan untuk pulang.

"Kondisi pasien Cck sudah sehat dan boleh pulang. Siang tadi Bu Sri Mulyani dari Polres menjemput pasien tersebut," kata Mas'ulah, Kamis (16/8).

Sambung Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Mojokerto Iptu Sri Mulyani. Ia mengatakan, Cck sedang menjalani pemeriksaan di kantornya.

Sepasang Kekasih ini Sengaja Sewa Villa di Pacet Mojokerto Untuk Gugurkan Kandungan

"Ini sedang kami periksa," singkatnya.

Dari pemberitaan sebelumnya, dua sejoli ini nekat melakukan aborsi lantaran takut ketahuan orang tua mereka. Pasalnya Cck telah mengandung dari hasil hubungan di luar nikah bersama Dimas Sabhra Listianto.

Saat ini Cck diperiksa sebagai tersangka sekaligus sebagai saksi terkait tewasnya bayi laki-laki yang ia gugurkan.

Bayi itu digugurkan di usia 8 bulan. Cicik menenggak 5 butir Pil untuk menggugurkan bayi itu di villa kawasan Pacet, Minggu (12/8) pukul 21.00. Pil itu dibeli Dimas dari perawat yang bertugas di Aceh dengan harga Rp 500.000. TW (inisial perawat) mengirimkan pil melalui pos.

Dimas mendapat intruksi dari perawat saat Cck menenggak pil. Selang 12 jam tepatnya pukul 10.00 Senin (13//2018).

Mengintip Aktivitas Dolly Zaman Now, Kewalahan Pesanan Sandal Hotel di Surabaya

Ternyata, diluar dugaan bayi tersebut masih hidup. Dms yang pertama melihat tanda-tanda kehidupan, ketika digendong tangan bayi itu bergerak.

Ia bermaksut menyelamatkan bayi itu dengan membawanya di Puskesmas Gayaman bersama Cck. Berhubung panik serta melihat kondisi Cck yang lemah.

Dimas akhirnya menaruh bayi itu ke dalam jok NMA Merah Nopol W 3192 AT miliknya.

Citilink Beri Bingkisan Makanan Ringan Gratis, Catat Jadwal Penerbangannya

Karena jarak tempuh villa dengan Puskesmas Gayaman memakan waktu 20 menit. Akhirnya bayi itu meninggal diduga kehabisan oksigen.

Karena perbuatannya, Dimas kini harus merasakan dinginnya jeruji besi Polres Mojokerto. Disisi lain, Cck juga akan segera menyusulnya lantaran sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka. (Nen)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved