Hari Kemerdekaan RI

Warga Bangkalan Madura, Para Habaib dan Tokoh Masyarakat Gelar Tasyakuran

Sedikitnya 400 warga Kampung Desa Jaddih Utara, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Madura larut dalam

Warga Bangkalan Madura, Para Habaib dan Tokoh Masyarakat Gelar Tasyakuran
Ahmad Faisol/Surya
Masyarakat larut dalam ceramah agama dan kemerdekaan yang disampaikan Ustadi Amrini Habibi dalam Malam Tasyakuran Peringatan HUT Ke-73 RI di depan SDN Jaddih I Kecamatan Socah, Jumat (17/8/2018) malam 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sedikitnya 400 warga Kampung Desa Jaddih Utara, Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Madura larut dalam Malam Tasyakuran peringatan Hari Kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia, Jumat (17/8/2018) malam.

Para tokoh agama, habaib, tokoh masyarakat, petani, pengusaha, hingga para pemuda melebur dalam bingkai kebersamaan.

Mereka khusyuk membaca Doa Tahlil untuk para pahlawan dan melantunkan Asrakal Anam dengan iringan musik Marawis dari grup hadrah Rotibul Haddad yang beranggotakan para pemuda Jaddih Pasar.

Hotman Paris Beri Uang Rp 25 Juta Untuk Joni si Pemanjat Tiang Bendera

Tak cukup itu, warga menghadirkan seorang penceramah agama, Ustad Amrini Habibi, asal Desa Pangpong, Kecamatan Labang.

Dalam ceramahnya, Ustad Amrini menggelorakan semangat menghargai jasa para pahlawan melalui doa-doa dan berperilaku akhlakul karimah.

"Perjuangan para pahlawan tak hanya mengandalkan keberanian dan kecerdasan. Tapi juga mengandalkan taqarrub kepada Allah," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Ustad Amrini, para pemimpin negeri ini tak cukup hanya mengandalkan kecerdasan semata tapi juga harus memiliki kekuatan iman dan taqwa.

"Jangan lupakan jasa para pahlawan. Kirimlaj doa, semoga dijadikan negara yang membuat kita tawadduk kepada Allah," jelasnya.

Hotman Paris Beri Uang Rp 25 Juta Untuk Joni si Pemanjat Tiang Bendera

Sementara itu, Ketua Panitia Malam Tasyakuran Habib Jakfar Al Jufri menyatakan, selain untuk mengingat jasa para pahlawan, kegiatan tersebut juga sebagai wadah silaturrahmi antar masyarakat Desa Jaddih.

"Ini malam tasyakuran kedua. Tahun lalu sekedar berdoa untuk para pahlawan tanpa ceramah agama dan kemerdekaan," kata Habib Jakfar.

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu memberikan suri tauladan dan menggugah generasi bangsa agar selalu memberikan waktu dan tenaga untuk mengenang jasa para pahlawan.

"Kita tinggal melanjutkan perjuangan para pahlawan. Memupuk semangat Bhineka Tunggal Ika dan menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved