Jadi Gubernur Jatim, Khofifah Beberkan Dapat Pesan Khusus ini dari Cawapres Ma'ruf Amin

Khofifah beberkan bahwa dirinya dapat pesan khusus dari Cawapres Ma'ruf Amin saat jadi Gubernur Jatim.

Jadi Gubernur Jatim, Khofifah Beberkan Dapat Pesan Khusus ini dari Cawapres Ma'ruf Amin
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Khofifah Indar Parawansa saat berada di tengah para santriwati Pondok Pesantren Roudhotul Ulum, Yayasan Taman Sari, Rabu (9/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa hampir selalu menolak berkomentar ketika ditanya tentang pendapatnya terkait bakal Cawapres KH Ma'ruf Amin yang dipilih mendampingi Capres Petahana Joko Widodo.

Namun dalam satu kesempatan Senin (20/8/2018), Khofifah sempat mengatakan, bahwa ia mendapatkan pesan khusus dari Kiai Ma'ruf Amin yang tak lain adalah Rais Aam PBNU. Pesan itu terkait dengan pertanian di Jawa Timur.

"Saya sempat diskusi dengan Kiai Ma'ruf Amin sebelum beliau menjadi bakal calon wakil presiden, beliau sampaikan Mbak nanti kalau terpilih jadi Gubernur Jawa Timur tolong lihat ada pertanian jagung yang diinisiasi MUI Jawa Timur di Bojonegoro," kata Khofifah.

Mulai 2019, Khofifah Pastikan Pendidikan SMA/SMK Negeri dan Swasta di Jatim Gratis

Pasalnya di Bojonegoro tersebut ada pilot project pertanian penghasil jagung yang dikembangkan oleh MUI Jawa Timur.

Jika biasanya satu hektar sawah yang ditanami jagung hanya menghasilkan 6 ton jagung saat panen. Di lahan pertanian yang diinisiasi oleh MUI Jawa Timur itu, satu hektarnya bisa menghasilkan 10 sampai 20 ton jagung saat panen.

"Ini menjadi satu hal yang potensial sekali untuk meningkatkan produktivitas Jagung. Sebab hari ini teman kita yang di Blitar yang peternak ayam petelur mengeluh kekurangan jagung, mereka tidak tersuplai jagung, padahal kita ini dikenal sebagai penghasil jagung," terang Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Blak-blakan Bicara Soal Pilpres, Inilah Pilihan Politik dan Calon yang Didukung La Nyalla Mattalitti

Sebab jagung bagi peternak ayam merupakan komponen penting. Pakan ayam petelor dibuat dari bahan yang 50 persennya adalah jagung.

Kelangkaan jagung yang dialami oleh peternak ayam di Blitar di tengah kekayaan potensi pertanian jagung di Jawa Timur menjadi pertanyaan besar bagi Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 itu.

"Oleh sebab itu saya sudah bertemu dengan Rektor Universitas Brawijaya kemudian juga HKTI, saya menyampaikan permasalahan ini agar ke depan bagaimana kita bisa membangun kerjasama yang juat untuk memetakan di mana sebenarnya jagung-jagung kita dan kemana jagung ini biasa dijual," katanya.

Tiap Bulan Rutin Setubuhi Pacarnya yang Siswi SMA di Villa, Irsa Ganti Rasakan Pengap Penjara

Permasalahan kelangkaan jagung ini cara membuat permasalahan baru, salah satunya kenaikan harga telur. Dimana tidak semua peternak ayam petelur bisa menikmati kenaikan harga tersebut karena problem kelangkaan jagung. (Surya/fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved