Semester Pertama 2018, Penjualan Mobil di Jawa Timur Menurun, Beberapa Hal ini Jadi Faktornya

Koordinator Wilayah Auto2000 Jawa Timur, Iksir Imanuwell Thouby mengatakan, industri otomotif di Jawa Timur dinilai cukup lesu.

Semester Pertama 2018, Penjualan Mobil di Jawa Timur Menurun, Beberapa Hal ini Jadi Faktornya
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Pameran mobil Toyota di Festival Toyota Merdeka di Pakuwon Mall Surabaya, Minggu (26/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Koordinator Wilayah Auto2000 Jawa Timur, Iksir Imanuwell Thouby mengatakan, industri otomotif di Jawa Timur dinilai cukup lesu pada periode semester pertama ini.

Ia menyebut, kondisi sekarang menunjukkan pasar kendaraan roda empat di Jawa Timur mengalami penurunan sekitar 3-5 persen.

"Ini disebabkan daya beli masyarakat yang semakin lesu akibat beberapa faktor. Seperti adanya pilkada yang membuat uang masyarakat lebih banyak dibelanjakan untuk biaya politik," terangnya, Senin (27/8/2018).

Kembangkan Integrated Sugar Cane Based Industry, PTPN X Tingkatkan Kapasitas Pabrik Gula

Lebih lanjut Iksir menjelaskan, belum lagi bagi yang merayakan Idul Adha, dananya diperuntukkan untuk beli hewan kurban.

"Faktor seperti itulah yang menyebabkan masyarakat menahan untuk beli mobil," sambungnya.

Tidak hanya itu saja, Iksir juga mengungkapkan, pada paruh pertama ini, momen Lebaran hampir berbarengan dengan masuknya anak sekolah.

"Sehingga bagi kalangan menengah ke bawah terasa berat untuk belanja mobil. Karena mereka lebih memilih spend money untuk hal-hal lain yang lebih penting dibanding beli kendaraan," ungkapnya.

Bidik Kalangan Traveler, Ibis Budget Diponegoro Surabaya Usung Konsep Mess dan SweetBed

Iksir menyebutkan, sebenarnya penjualan mobil di Indonesia dipengaruhi dua hal.

Pertama, kondisi ekonomi, kedua, dari produsen yang harus menyediakan produk serta program yang menarik untuk merangsang daya beli konsumen.

"Oleh karena itu, pameran mobil itu sebagai satu di antara  strategi untuk mendongkrak daya beli masyarakat, utamanya untuk mobil segmen middle low. Seperti Avanza, Calya, serta Agya," terangnya.

Frisian Flag Indonesia Kenalkan Jajaran Kental Manis Baru Rasa Cocopandan, Sudah Coba?

Dikatakan Iksir, yang menjadi kontributor terbesar penjualan Toyota di Jawa Timur kini adalah Avanza sebesar 25 persen, lalu Innova 17 persen, Calya 15 persen, dan Agya 10 persen.

"Hingga semester pertama 2018, marketshare Toyota di Jawa Timur berada di angka 29 persen, hingga akhir tahun kami targetkan pangsa pasarnya bisa mencapai minimal 30 persen," katanya.

Yuk Follow Instagram TribunJatim.com

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved