Ada Fakta Baru Rekonstruksi Sejoli Bayi di Dalam Jok oleh Polres Mojokerto

DSL (21) dan CcR (21) di kamar Orchid lantai 2 Villa Sapto Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (28/8/2018).

Editor: Yoni Iskandar
danendra/surya
Proses rekonstruksi kasus aborsi yang dilakukan kasus yang menjerat Dimas Sabhra Listianto dan dan Cicik Rocmatul Hidayati di Villa Sapto, Selasa (28/8/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Satu persatu adegan rekonstruksi kasus aborsi dan tewasnya bayi di dalam jok diperagakan oleh DSL (21) dan CcR (21) di kamar Orchid lantai 2 Villa Sapto Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (28/8/2018).

Ternyata, ada penemuan fakta baru ketika rekonstruksi digelar. Fakta baru itu diketahui pada adegan ke delapan. Sebelum bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dimasukkan jok, bayi terlebih dahulu dimasukkan tas berwarna jingga tua oleh Dimas.

Setelah Dimas memasukkan kedalam tas ia meletakkan di atas kursi kayu yang berada tepat dibawah televisi.

Kemudian Dimas meninggalkan bayi itu lalu membersihkan kamar mandi, yang merupakan tempat tersangka Cicik melahirkan. Sedang Cicik saat itu dalam posisi tiduran di ranjang.

Penambahan Fasilitas Kawah Ijen untuk IMF-World Bank, Pengunjung akan Dibatasi

Seusai membersihkan kamar mandi, tas dibawa oleh Dimas menuju lantai dasar tempat motornya terparkir.

Ia tak langsung menaruh bayi itu kedalam jok, tas ia taruh di sela-sela motor yang digunakan tumpuan kaki pengendara. Baru diadegan ke 14 bayi diambil dari tas dan dimasukkan jok.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Sholikin Feri mengungkapkan, saat rekonstruksi ditemukan fakta baru.

"Ternyata setelah bayi lahir sebelum masuk jok motor, terlebih dahulu dimasukkan ke dalam tas dan dibawa turun dari lantai II dipindahkan dalam jok," ungkapnya.

Rekonstruksi Sejoli di Mojokerto yang Simpan Bayinya ke Jok Motor Kuak Fakta Baru, Fokus Adegan ke-8

Ferry melanjutkan, setelah turun ke parkiran sepeda motor, bayi dari dalam tas lantas digendong dan dipindahkan ke dalam jok motor.

Setelah masuk Dimas tak mengunci joknya. Kemudian, tersangka Dimas kembali naik ke lantai 2 menjemput Cicik dang bergegas memboncengnya menuju Puskesmas Gayaman.

"Di pemeriksaan sebelumnya tidak ada fakta itu. Ternyata setelah bayiblahir sempat dikasukkan tas terlebih dahulu lalu dibawa ke bawah (tempat parkiran) baru dimasukkan jok," pungkasnya. (Nen)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved