Pilpres 2019

Kubu Jokowi Beri Sindiran Menohok, Tanggapi Mantan Menteri Jadi Timses Prabowo-Sandi

Menanggapi mantan menteri menjadi Timses Prabowo-Sandi, Kubu Jokowi memberikan sindiran yang menohok banget.

Kubu Jokowi Beri Sindiran Menohok, Tanggapi Mantan Menteri Jadi Timses Prabowo-Sandi
TRIBUNNEWS
Ferry Mursyidan Baldan 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Tim Sukses Nasional Pemenangan (TMN) pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 ternyata juga diisi oleh mantan menteri di era pemerintahan Jokowi-JK.

Salah satunya adalah Ferry Mursyidan Baldan. Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang di era Kabinet Kerja ini memilih bergabung dengan tim sukses pasangan Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai, masuknya Ferry Mursyidan jadi Timses Prabowo-Sandi, merupakan hak dari seorang warga negara.

"Jadi seluruh warga negara memiliki pilihan untuk masuk dan bergabung dengan siapapun capresnya. Termasuk sahabat saya Pak Ferry," ujar Karding saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/8/2018).

Dijuluki Santri di Era Post-Islamisme Oleh Presiden PKS, Sandiana Uno Ngaku Sempat Kebingungan

Tuding Pemerintah Kontrol Data BPS, Sandi: Apa Realistis Dengan Rp 13.000 per Hari Orang Bisa Hidup?

Karding menilai wajar Ferry masuk ke dalam struktural Times Prabowo-Sandi. Apalagi, Ferry yang pada 2016 menjadi Menteri ATR dicopot dari posisinya. Pada saat itu, Ferry digantikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofjan Djalil.

"Saya kira hal wajar karena sebelumnya mungkin beliau kecewa karena terjadi reshuffle pada saat itu," tutur Karding.

Namun, Karding menghormati sikap Ferry Mursyidan. Tetapi, Karding berharap kontestasi Pilpres bisa berjalan secara sehat dan wajar.

Seperti yang ditunjukan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang terlihat mesra saat menghadiri pertandingan pencak silat di Asian Games 2018.

"Dan secara damai. Apa yang dilakukan pak Jokowi dan Prabowo kemarin itu adalah bukti kita ingin semua untuk Indonesia," tegas Karding. (Tribunnews.com/Dennis Destryawan) 

Ditawari Jadi Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maaruf, Din Syamsuddin Keukeuh Tegas Menolak

Membaca Dampak Pelukan Mesra Jokowi-Prabowo di Asian Games, Berikut Analisa Lengkap Pengamat Politik

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved