Risih 4 Kali Dilecehkan Pelatih Blutangkisnya, Dua Bocah di Surabaya Lapor ke Orang Tua

Berlatih bulutangkis malah jadi pengalaman buruk untuk L (9) dan L(10). Asisten pelatih yang mereka kenal, justru harus mereka laporkan ke orang tua

Risih 4 Kali Dilecehkan Pelatih Blutangkisnya, Dua Bocah di Surabaya Lapor ke Orang Tua
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Juriyanto (40), Asisten Pelatih Bulutangkis cabul tertunduk malu dengan menutupi wajahnya saat diinterogasi Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni saat press release, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Niat berlatih bulutangkis malah jadi pengalaman buruk untuk L (9) dan L(10).

Asisten pelatih yang mereka kenal, Yanto,  justru harus mereka laporkan akibat perbuatan bejatnya mencabuli keduanya

Yanto mengaku melakukan perbuatan bejat itu sejak tahun 2017 tanpa direncana.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menyebut Yanto dengan sengaja meraba alat vital muridnya yang sedang di toilet.

(Polrestabes Surabaya Menangkap Asisten Pelatih Bulutangkis yang Cabuli Bocah 10 tahun)

(TNI Gadungan Terbongkar Setelah Korbannya Mendatangi Pomal Lantamal AL Surabaya)

Pada saat itu, Yanto mengklaim tengah menjemput kedua muridnya kembali untuk segera berlatih bulutangkis.

"Pelaku hanya meraba-raba, semua korbannya masih pakai baju," beber Ruth kepada awak media, Jumat (31/8/2018).

Kedua korban Yanto semakin merasa risih dan mulai marah pada Yanto.

Namun kedua korban tak berani menghindar maupun berteriak.

Sampai akhirnya korban yang semakin risih dan melaporkan kepada orang tuanya.

Ketika itu para korban dari Yanto mengaku sudah dilecehkan 4 kali.

Kedua orang tua korban yang ternyata saling kenal, sepakat melaporkan Yanto ke polisi.

(Asa Baru Kemajuan Sepak Bola Pasuruan, Persekabpas Berjaya di Liga 3)

(Polrestabes Surabaya Menangkap Asisten Pelatih Bulutangkis yang Cabuli Bocah 10 tahun)

Setelah menerima laporan itu, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya lantas memburu Yanto.

Disisi lain, Yanto justru mengaku tak menyangka aksi spontan itu membuatnya berurusan dengan hukum.

Kini, Yanto harus mendekam di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(Alasan Sebenarnya Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polda Jatim Pasca Aksi #2019GantiPresiden di Surabaya)

(Maruf Amin Klaim Yusuf Mansur Bakal Dukung Dirinya di Pilpres 2019)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved