Gelora Pancasila Segera Difungsikan untuk Cabor Bulu Tangkis, Pemkot Segera Bayar Bangunan GOR

Pemerintah Kota Surabaya segera memfungsikan Gelora Pancasila setelah diserahkan pasca sengketa yang berkepanjangan.

Gelora Pancasila Segera Difungsikan untuk Cabor Bulu Tangkis, Pemkot Segera Bayar Bangunan GOR
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Gelora Pancasila 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya segera memfungsikan Gelora Pancasila setelah diserahkan pasca sengketa yang berkepanjangan.

Namun sebelum itu, Pemkot Surabaya akan terlebih dahulu melakukan ganti rugi dengan membeli bangunan di GOR Pancasila.

Ini lantaran yang saat ini dimiliki Pemkot Surabaya hanya tanahnya saja. Sedangkan untuk bangunannya bukan milik Pemkot.

Oleh sebab itu, kini Pemkot Surabaya tengah melakukan perjanjian agar ada tim independen yang melakukan appreisal bangunan di Gelora Pancasila.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Theresia Ekawati Rahayu, mengatakan Pemkot akan tetap memfungsikan gedung itu untuk layanan publik gedung olahraga. Rencananya gedung itu akan digunakan untuk olahraga indoor bulutangkis.

Rupiah Melemah, HIPMI Jatim Yakin Ekonomi RI Tetap Kokoh

"Luas tanahnya kita ada 7.500 meter persegi, untuk bangunnnya luasnya 4.300 meter persegi. Pemkot akan melakukan pembelian bangunnnya," kata wanita yang akrab disapa Yayuk ini.

Pembelian gedung bangunan di GOR Pancasila ini akan dilakukan bertahap. Sistem mekanisme pembelian bangunan ini akan ada peneraan oleh tim independen. Tim appreisal itu akan ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Yayuk mengatakan, jika sudah dibeli oleh Pemkot dan menjadi aset Pemkot secara resmi maka pemanfaatkan Gelora Pancasila akan lebih maksimal. Pemkot akan melakukan perbaikan dan membuka akses pemanfaatkan GOR secara maksimal untuk pemanfaatan warga Surabaya.

Terutama untuk olahraga dalam gedung. Tentu tidak semua cabang olahraga akan bisa dilkukan di gedung Gelora Pancasila.

Ratusan Bonek Datang Lebih Awal Demi Nonton Djanur Pimpin Latihan Perdana Bersama Persebaya

Tapi hanya untuk beberapa saja. Selaim bulutangkis, nanti juga akan dipikirkan olahraga apalagi yang bisa dimasukkan.

Sementara itu Asisten Pidsus Kajati Didik Farkhan mengatakan tanah sudah diserahkan ke Pemkot. Namun bangunannya sudah dilakukan koordinasikan dengan BPK. Dan bisa dilakukan pembelian karema statusnya sebagai cagar budaya.

"Ya memang bangunanya bukan, dan berdasarkan konsultasi dengan BPK bisa dimiliki tapi harus dibeli sebagai ganti rugi. Mknya kemarin ada kerjasama," tegas Didik. (Surya/Fatimatuz zahroh)

 
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved