Wali Kota Blitar Samanhudi Tersangka dan Ditahan KPK, Dewan Mulai Bahas Pemilihan Wakil Wali Kota

DPRD Kota Blitar mulai membahas pemilihan Wakil Wali Kota setelah Wali Kota jadi tersangka dan ditahan KPK.

Wali Kota Blitar Samanhudi Tersangka dan Ditahan KPK, Dewan Mulai Bahas Pemilihan Wakil Wali Kota
SURYA/SAMSUL HADI
Ketua Pansus Tatib DPRD Kota Blitar, Dedik Hendarwanto. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - DPRD Kota Blitar mulai membahas rencana pemilihan wakil wali Kota Blitar. DPRD sudah membentuk panitia khusus (Pansus) tata tertib (Tatib) untuk pemilihan wakil wali kota Blitar.

Pemilihan wakil wali kota itu menyusul kasus penetapan tersangka Wali Kota Blitar nonaktif M Samanhudi Anwar oleh KPK. Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan sekarang ditahan KPK.

Saat ini, pemegang roda pemerintahan di Pemkot Blitar diambil alih Wakil Wali Kota Blitar, Santoso. Santoso menggantikan posisi wali kota berdasarkan surat tugas dari Gubernur Jatim.

"Saat ini kebutuhan yang mendesak soal itu, pemilihan wakil wali kota. Karena nanti wakil wali kota secara otomatis menggantikan posisi wali kota. Untuk itu, yang perlu diisi kosongan jabatan wakil wali kota," kata Ketua Pansus Tatib DPRD Kota Blitar, Dedik Hendarwanto, Rabu (5/9/2018).

Sesuai aturan, pemilihan wakil wali kota bisa dilakukan melalui legislatif (DPRD). Calon wakil wali kota berasa dari partai pengusung, yakni PDIP dan Partai Demokrat. Rencananya, ada tiga nama yang diusulkan menjadi calon wakil wali kota.

Tetapi, dari tiga nama itu hanya dua nama yang akan diusulkan ke Gubernur.

"Kami mengusulkan tiga nama, tapi yang diajukan ke Gubernur tetap dua nama. Yang satu calon hanya kami buat cadangan," ujar politikus PDIP itu.

Saat ini, pansus tatib sedang menyusun program dan tahapan pemilihan wakil wali kota. Secepatnya, program dan tahapan itu dikirim ke Gubernur. Gubernur akan mengevaluasi program dan tahapan yang diajukan pansus tatib.

Setelah program dan tahapan selesai, pansus akan membentuk panitia pemilihan wakil wali kota. Panitia pemilihan wali kota itu akan diusulkan ke ketua DPRD. Selanjutnya, panita akan menyelenggarakan pemilihan wakil wali kota.

"Calon waki wali kota yang diusulkan nanti tetap mengikuti fit and proper test," katanya.

Sekadar diketahui, sejak Juni 2018, posisi wali kota Blitar kosong paska penetapan M Samanhudi Anwar menjadi tersangka kasus dugaan suap oleh KPK.

Sekarang roda pemerintah di Pemkot Blitar dipegang oleh wakil wali kota melalui surat tugas dari Gubernur Jatim. (Samsul Hadi)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved