Breaking News:

Bulutangkis

Audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum 2018 Lebih Ketat dan Selektif Dibanding Tahun Sebelumnya

Penilaian audisi Beasiswa Bulutangkis Djarum tahun 2018 jauh lebih ketat dan selektif dibanding tahun sebelumnya.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DYA AYU
Atlet dan pelatih yang mendapat hadiah dari PB Djarum di GOR Jati Kudus 

TRIBUNJATIM.COM, KUDUS - Penilaian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 ternyata lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Disampaikan Fung Permadi Manajer Tim PB Djarum, tim pencari bakat yang terdiri dari legenda-legenda bulutangkis Indonesia tahun ini memastikan akan bekerja lebih selektif, sehingga peserta audisi harus lebih bekerja keras agar dapat lolos ke fase terakhir, yakni diberikan beasiswa bulutangkis di PB Djarum.

"Tahun ini kami lebih selektif. Kami benar-benar saring, semua hal kami nilai. Ini untuk kemajuan atlet itu sendiri. Secara standar dan kami juga mengikuti perkembangan jaman, tentu beda dari yang sudah-sudah," kata Fung Permadi, Minggu (9/9/2018).

Diakui mantan pemain bukutangkis yang sukses dikancah Internasional itu, saat ini ada kenaikan yang signifikan yang diperlihatkan para peserta audisi, sehingga membuat juri harus lebih detail dan seksama dalam menilai.

"Dari sisi teknis, teknik dasar, cara bermain, tahun ini banyak kemajuan dan saya pastikan bibit pebulutangkis di Indonesia tidak pernah kekuarangan," ujarnya.

Tak kalah penting, nantinya tim pencari bakat Djarum akan memilih atlet yang benar-benar dinilai masuk kriteria PB Djarum, yakni atlet yang telah matang dan tidak perlu waktu lama untuk bisa tampil baik.

"Kami berusaha memililh atlet yang menurut kami bisa dibina dengan waktu secepat mungkin. Karena sekarang siapa yang cepat maju, itu akan lebih cepat naiknya," jelasnya.

Setelah lolos ke karantina, nantinya para pebulutangkis kembali akan menjelani penilaian sistem degradasi.

Sistem degradasi menjadi tahap penilaian terakhir sebelum akhirnya atlet tersebut layak menerima beasiswa Djarum. (Dya Ayu)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved