Dipengaruhi Maraknya Co-Working Space, Furnitur Perkantoran Berkonsep 'Korean Style' Kini Jadi Tren

Maraknya ruang kerja bersama atau co-working space di kota-kota besar, termasuk Surabaya mempengaruhi tren furnitur perkantoran saat ini.

Dipengaruhi Maraknya Co-Working Space, Furnitur Perkantoran Berkonsep 'Korean Style' Kini Jadi Tren
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Furnitur perkantoran yang dipajang di Informa Pakuwon Mall Surabaya, Senin (10/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Maraknya ruang kerja bersama atau co-working space di kota-kota besar, termasuk Surabaya mempengaruhi tren furnitur perkantoran saat ini.

Sales Supervisor Store Divisi Office Commercial Informa Pakuwon Mall Surabaya, Denny Susanto menjelaskan, furnitur perkantoran saat ini cenderung lebih casual dan tidak monoton.

Ini bisa terlihat dari bentuk "office chair" yang cenderung menggunakan seating system, yaitu kursi kantor yang sandaran punggungnya didesain mengikuti struktur tulang belakang manusia.

"Saat ini tren furnitur perkantoran itu mayoritas mengusung konsep korean style. Nah, ini bisa juga diaplikasikan untuk kantoran yang 'fun work' semacam co-working space," terangnya saat ditemui TribunJatim.com di Informa Pakuwon Mall Surabaya, Senin (10/9/2018).

3 Amalan yang Bisa Dilakukan Jelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H, di Antaranya Baca Ayat Kursi

Tak hanya "office chair" saja, tren furnitur perkantoran yang bisa diaplikasikan untuk kantor 'zaman now' ini adalah meja dengan model Lifting Desk dan Ergo Desk.

Lifting Desk ini, kata Denny, adalah meja yang bisa dinaikkan dan diturunkan dengan menggunakan sistem tombol.

Sebab, hal ini mengacu dari kondisi kantor dengan konsep co-working space yang cenderung lebih fleksibel.

"Jadi kalau capek duduk menghadap laptop saat bekerja, mejanya bisa dinaikkan, sehingga saat meeting atau menjelaskan ke client bisa lebih kasual seperti khas co-working yang lebih fleksibel," jelas Denny.

Rangkaian Kegiatan di Masjid Al Akbar Surabaya Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah

Sementara Ergo Desk, lanjut Denny, merupakan meja tambahan atau semacam meja portable yang fungsinya kurang lebih sama dengan Lifting Desk.

Perbedaannya, jika Lifting Desk menggunakan tombol, untuk Ergo Desk menggunakan secara manual, persis seperti meja lipat.

Selain kedua model meja tersebut, untuk kantor berkonsepkan co-working space juga bisa menggunakan furnitur meja dengan bentukan sekat yang memiliki berbagai pilihan warna.

Ada pula meja dengan tambahan rak terbuka sebagai tempat penyimpanan dokumen.

"Meski begitu, mayoritas pelanggan masih memilih kursi office yang mengusung konsep modern series. Karena mereka lebih mengutamakan harga ekonomis tetapi barangnya kuat. Kalau terkait pemahaman konsep furnitur itu pelanggan tertentu yang memang memiliki taste tersendiri," pungkas Denny.

3 Pemain Persebaya Absen Hadapi PS Tira, Djadjang Nurdjaman Rombak Komposisi Sayap dan Bek Tengah

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved