Liga Indonesia

Konsistensi Pertahanan PS Tira Diakui Djanur Jadi Faktor Persebaya Belum Bisa Raih Hasil Maksimal

Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan PS Tira dengan skor 0-2 pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Konsistensi Pertahanan PS Tira Diakui Djanur Jadi Faktor Persebaya Belum Bisa Raih Hasil Maksimal
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pemain Persebaya keluar lapangan dengan tertunduk usai pertandingan melawan PS Tira yang berakhir 0-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (11/9/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan PS Tira dengan skor 0-2 pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (11/9/2018).

Dua gol kemenangan PS Tira dicetak oleh Aleksandar Rakić di menit 48 dan Dzmitry Rekish menit 83.

Takluk di laga perdananya bersama Persebaya Surabaya, diakui Djadjang Nurdjaman tidak lepas dari konsistensi permainan yang dutunjukkan oleh PS Tira sepanjang laga.

Utamanya di babak kedua, baik itu dalam bertahan, juga menyerang.

Ada Peran Mantan Bek Swansea City, Dibalik Kemenangan PS Tira di Kandang Persebaya

"PS Tira melakujan difend dan counter dengan bagus. Mereka sangat sangat konsisten, khususnya di babak kedua," terang pelatih asal Majalengka tersebut pada Surya (TribunJati.com Network) usai laga.

Memang sepanjang laga, khususnya bek asing PS Tira, Abu Bakr Radanfah tampil apik.

Persebaya Surabaya vs PS Tira di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (11/9/2018).
Persebaya Surabaya vs PS Tira di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (11/9/2018). (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

Beberapa kali bek asal Trinidad itu menghalau dengan baik serangan yang dilakukan oleh David da Silva dan kawan-kawan, khususnya duel-duel bola udara.

Di sisi lain, Djanur juga menyebut bahwa tempo permainan yang terjadi di laga ini terlalu pelan, sehingga bola-bola trupas ke lini serang Persebaya minim.

Persebaya Surabaya Ditekuk 0-2 oleh PS Tira, Djadjang Nurdjaman: Kekalahan yang Menyakitkan

"Selain itu, tempo permainan juga terlalu lambat, sehingga bola-bola trupas tidak banyak," ujar mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan tersebut.

Sementara itu, belum bisa meraih hasil maksimal di laga perdananya bersama Persebaya, diaku ini hasil yang sangat jauh dari harapan.

"Kekalahan yg menyakitkan, kalah 0- 2 kandangan, hasil mengecewakan, baik pada tim dan masyakarat Surabaya. Maaf atas kekalahan ini, kami belum bisa memberikan yang terbaik," ungkap Djanur.

Tuntaskan Balas Dendam, PS Tira Kalahkan Persebaya 2 Gol Tanpa Balas di Stadion Gelora Bung Tomo

Namun demikian, pelatih 53 tahun itu mengaku akan membenahi tim di laga selanjutnya, dan akan menebus kekalahan ini dengan bisa meraih poin maksimal di laga tandang, kala menyambangi markas Sriwijaya FC.

"Tapi kami tidak patah semangat, masih ada waktu ke depan untuk memperbaiki. Yang pasti kita harus berusaha keras untuk memenangkan laga selanjutnya, kami akan evaluasi yang terjadi di laga ini," pungkasnya.

Sementara kapten tim Bajul Ijo, Rendi Irwan menilai hasil kurang baik timnya tidak lepas dari kurang maksimalnya mamanfaatkan peluang yang di dapat, khususnya di babak pertama.

Hadirkan Endank Soekamti di Laga Persebaya vs PS Tira, Panpel Ingin Berterima kasih pada Bonek

"Kita banyak membuat peluang babak pertama, tapi belum bisa dimanfaatkan menjadi gol. Hasil ini tidak mengenakkan bagi kita semua, kami minta maaf untuk Bonek Mania dan masyarakat Surabaya karena belum bisa memberikan kemenangan di kandang sendiri," turur Rendi.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved