Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Kena OTT Sampah dan Bayar Denda

Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tak main-main menerapkan hukuman bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Kena OTT Sampah dan Bayar Denda
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Ilustrasi samaph di Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tak main-main menerapkan hukuman bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

Bagi warga yang kedapatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) buang sampah sembarangan, akan terkena sanksi penyitaan KTP dan wajib membayar denda sesuai berat sampah yang dibuang.

Dasar aturannya adalah Perda 5/2014 tentang Pengelolaan Sampah, serta Perwali 10/2017 tentang Pengenaan Sanksi Administrasi.

Ini sekaligus menjawab beredarnya foto tanda terima berisi nama serta data pelanggar dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) yang beredar di media sosial.

Penerapan OTT sampah sudah berlangsung sejak lama.

Ternyata Pilot Indonesia Punya Sejumlah Kelebihan Dibandingkan Pilot dari Negara Lain

Para pelanggar biasanya melakukan perbuatan tidak bertanggung jawab itu pada malam atau dini hari.

Kardi, Koordinator Tim OTT mengatakan untuk itu tim Tim Yustisi DKRTH stand by di titik-titik yang warganya sering buang sampah sembarangan setiap saat.

"Tim menjaga sekaligus sosialiasi. Jika masih ada yang membuang sampah liar, maka tim mendatangi dan melakukan OTT," katanya.

Sanksinya dikenakan sesuai dengan volume sampah yang dibuang oleh pelanggar, paling sedikit Rp 75 ribu. Sedangkan untuk volume yang lebih besar Rp 750 ribu hingga Rp 50 juta atau kurungan enam bulan.

Pipit Maulidiya

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved